5 Kota Mandiri dengan Nilai Investasi Fantastis

Belakangan banyak pengembang yang membangun proyek kota mandiri, jenis properti ini memang memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan proyek lainnya.
Anitana Widya Puspa | 06 Juli 2018 10:39 WIB
Songdo International Business District - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Belakangan banyak pengembang yang membangun proyek kota mandiri, jenis properti ini memang memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan proyek lainnya. Contohnya seperti memiliki banyak fasilitas di satu area hingga pilihan tempat tinggal baru karena kepadatan penduduk di pusat kota.

Fenomena pembanguan kota mandiri ini ternyata tidak hanya dialami oleh pengembang di dalam negeri, tetapi juga di berbagai belahan dunia lainnya, bahkan banyak diantara proyek kota mandiri tersebut dibangun dengan nilai yang sangat fantastis. Nah, berikut ini adalah deratan proyek kota mandiri dengan nilai investasi yang mencengangkan.

Berikut kota mandiri yang digadang-gadang dengan nilai investasi WOOW menurut data dari Lamudi:

Songdo International Business District (US$40 miliar)

Songdo IBD merupakan proyek kota mandiri yang dibangun di atas lahan reklamasi seluas 1.500 hektar. Letaknya di sebelah barat daya Seoul, Korea Selatan sepanjang garis pantai Incheon. Nantinya di Sungdo IBD ini akan dibangun sekolah, rumah sakit, apartemen, perkantoran dan fasilitas kebudayaan.

Proyek pembangunan ambisius ini ditargetkan menelan biaya pembangunan sekitar US$40 miliar atau sekitar Rp400 triliun.

Roppongi Hills (US$4 miliar)

Roppongi Hills merupakan sebuah proyek kota mandiri yang berada di Jepang, proyek ini sebenarya telah dibuka sejak tahun 2002. Proses pembangunannya sendiri menelan dana sekitar U$4 miliar.

Di area Roppongi Hills ini terdapat berbagai fasilitas seperti apartemen, hotel, restoran, museum, bioskop, pusat perbelanjaan, pusat hiburan dan lain-lain.

Clark Green City (US$59,3 miliar)

Disebut-sebut sebagai Kota Metropolis berikutnya di Filipina, proyek pembangunan di atas lahan 288 hektar ini akan menjadi kota pertama di Filipina yang memiliki teknologi terintegrasi.

Pembangunan ini menggabungkan perumahan, area komersial juga perkembangan teknologi dan informasi, disertai dengan penawaran area hijau dan gaya hidup berkelanjutan bagi para warga. Biaya pembangunannya sendiri mencapai US$59,3 miliar.

Centenary City Nigeria (US$18 miliar)

Proyek Centenary City ini dibangun di atas lahan seluas 1.300 hektar dengan nilai ivestasi sebesar US$18 miliar.

Proyek ini dibangun oleh Pemerintah Nigeria dan diklaim yang terbesar di Afrika. Centenary City nantinya mencakup pusat bisnis, pusat keuangan, museum, pusat kebudayaan, 13 hotel serta taman.

Meikarta (Rp278 triliun)

Indonesia juga terdapat banyak pengembang yang membangun proyek kota mandiri, salah satunya adalah Lippo Group yang membangun Meikarta di Cikarang. Pembangunan kota mandiri ini menelan dana hingga Rp278 triliun.

Di sana nantinya akan dibangun beragam fasilitas seperti apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, rumah sakit dan lain-lain.

Tag : kota mandiri
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top