Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ALFI : Pertumbuhan Ekonomi Q1 Belum Sesuai Ekspektasi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2017 sebesar 5,01% ternyata masih jauh dari harapan pelaku industri logistik.
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 07 Mei 2017  |  19:45 WIB
ALFI : Pertumbuhan Ekonomi Q1 Belum Sesuai Ekspektasi
Aktivitas bongkar muat petikemas di pelabuhanTanjung Priok, Jakarta. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA-Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2017 sebesar 5,01% ternyata masih jauh dari harapan pelaku industri logistik.

Ketua Umum Asosiasi Forwarder dan Logistik Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, pertumbuhan logistik yang sehat semestinya dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi.

"Apakah sudah sesuai dengan ekpektasi? Tentunya belum sesuai harapan para pelaku logistik. Kuartal I memang belum bisa dijadikan ukuran, tetapi sebagai bahan evaluasi," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (7/5/2017).

Menurutnya, pertumbuhan industri logistik sejak akhir tahun lalu sampai Januari-Februari tahun ini sempat menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Pendorongnya adalah kegiatan ekspor yang relatif stabil dan adanya perbaikan harga di beberapa komoditas domestik.

Namun, pada Maret dan April kembali menurun. Hal tersebut disebabkan oleh proyek-proyek pemerintah terutama infrastruktur yang belum berjalan kembali.

Selain itu, banyaknya libur panjang juga turut berpengaruh.

"Kami harapkan Mei ini akan mengalami kenaikan sampai menjelang Idul Fitri," imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu sebesar 4,92%.

Sedangkan sektor transportasi dan pergudangan hanya tumbuh 7,65%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alfi industri logistik
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top