152 Instansi Swasta dan Publik Dapat Penghargaan Industri

Jumlah perusahaan yang mengajukan fasilitas produksi mereka sebagai calon penerima Penghargaan Industri Hijau naik 25% dibandingkan 2015.
Demis Rizky Gosta | 20 Desember 2016 22:22 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian memberikan penghargaan kepada 152 instansi publik dan swasta yang dinilai berperan terhadap perkembangan industri nasional, termasuk penghargaan Industri Hijau.

Penghargaan Industri Hijau diberikan kepada 129 perusahaan dari 142 perusahaan yang ikut serta dalam proses penilaian. Jumlah perusahaan yang mengajukan fasilitas produksi mereka sebagai calon penerima Penghargaan Industri Hijau naik 25% dibandingkan 2015.

“Peserta ini dari berbagai sektor seperti industri semen, baja, tekstil, garmen, makanan dan minuman, hingga pesawat terbang,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Kementerian Perindustrian, Haris Munandar, Selasa (20/12/2016).

Penghargaan Anugerah Cinta Karya Bangsa diberikan kepada 15 instansi yang konsisten menggunakan produk produksi dalam negeri. Penghargaan antara lain diberikan kepada Kementerian Kesehatan, PT Indonesia Tourism Development Corporation, dan Provinsi Jawa Timur.

Adapun Penghargaan Rintisan Teknologi Industri diberikan kepada delapan perusahaan yang menghasilkan rekayasa, penemuan, dan inovasi teknologi dalam proses industri. Perusahaan penerima penghargaan tersebut antara lain adalah PT Pura Barautama, PT Rekayasa Industri, dan PT Juragan Kapal Indonesia.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan pengembangan industri hijau membutuhkan pengembangan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia industri.

Sumber daya manusia yang kuat bisa mendukung kegiatan penelitan dan pengembangan yang penting dalam pengembangan industri hijau.

“Dengan demikian, pengembangan industri hijau mendorong industri bertransformasi menuju industri berbasis inovasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi,” ujar Menperin.

Tag : industri, industri hijau, kementerian perindustrian
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top