Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minggu Depan Ada Kebijakan BBM Baru, Subsidi Tetap?

Pemerintah akan mengumumkan kebijakan subsidi BBM baru pada minggu depan. Kemungkinan besar kebijakan baru itu terkait dengan penerapan subsidi tetap.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 24 Desember 2014  |  19:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah akan mengumumkan kebijakan subsidi BBM baru pada minggu depan. Kemungkinan besar kebijakan baru itu terkait dengan penerapan subsidi tetap.

Isyarat tentang penerapan subsidi tetap (fixed subsidy) disampaikan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil usai menghadiri rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden.

“Karena ada perubahan kondisi perekonomian saat ini pemerintah akan umumkan kebijakan terkait BBM pada akhir tahun,” kata Sofyan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu (24/12).

Bambang menambahkan kebijakan baru terkait BBM bersubsidi tersebut akan diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said pada minggu depan. “Itu saja dulu informasi yang bisa dishare.”

Namun, Menkeu mengisyaratkan kebijakan baru yang akan diumumkan terkait penerapan pola baru dalam pemberian subsidi bagi BBM.

Dia mengatakan inflasi pada 2015 akan rendah karena tahun depan tidak akan ada pengaruh harga yang diatur pemerintah (administered price).

“Memang dasar inflasi kita sebenarnya di bawah 5%, hanya tinggi karena ada administered price saja.” Bambang kemudian membenarkan absennya pengaruh harga yang diatur pemerintah terkait kebijakan baru yang akan diumumkan Menteri ESDM pekan depan.

Kebijakan subsidi merupakan pola pemberian subsidi dengan nilai tetap untuk setiap liter BBM bersubsidi. Pemerintah, dalam pola subsidi tetap, tidak akan lagi menentukan harga BBM bersubsidi yang dijual di pasar.

Harga BBM bersubsidi sebagai konsekuensi dari kebijakan tersebut akan turun naik mengikuti perubahan harga minyak dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi bbm skema subsidi tetap fixed subsidy
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top