Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga BBM: Pola Subsidi Tetap Batal Diajukan

Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 17 Juli 2013  |  06:18 WIB
Harga BBM: Pola Subsidi Tetap Batal Diajukan
Bagikan
Bisnis .com, JAKARTA—Pemerintah tidak akan mengajukan pola subsidi harga BBM tetap (fixed subsidy) dalam Rancangan APBN 2014.
 
Pola fixed subsidy adalah pola pemberian subsidi energi dengan nilai yang tetap bagi setiap liter BBM bersubsidi. 
 
Penerapan kebijakan fixed subsidy akan membuat harga BBM bersubsidi bergerak mengikuti harga pasar, namun dengan tingkat harga yang lebih murah dari BBM nonsubsidi.
 
Rencana kebijakan itu sebelumnya telah diajukan Menteri Keuangan Chatib Basri dalam pembahasan pendahuluan RAPBN 2014 bersama DPR.
 
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bahwa pemerintah telah memutuskan tidak akan ada perubahan kebijakan subsidi BBM dalam RAPBN 2014.
 
Pemerintah, dalam Rapat Rapat Kabinet Terbatas yang dipimpin oleh Presiden SBY, menilai kebijakan penaikan harga BBM bersubsidi dalam APBN-P 2013 sudah memadai.
 
"Kita baru saja menaikkan [harga] BBM, oleh karena  itu, tidak ada kebijakan-kebijakan lain selain penaikan harga BBM Rp2.000 tahun ini," kata Hatta, Selasa malam (16/7/2013) di kompleks Istana Kepresidenan.
 
Menko mengatakan pemerintah akan berkonsenterasi mengelola  distribusi BBM bersubsidi dan berupaya agar konsumsi BBM bersubsidi tidak melebihi kuota yang ditetapkan.
 
Asumsi sementara pemerintah, konsumsi BBM bersubsidi tahun depan akan naik sekitar 8% dari kuota 48 juta kiloliter yang ditetapkan dalam APBN-P 2013.
 
Pemerintah merencanakan anggaran belanja senilai Rp198 triliun untuk subsidi BBM pada 2014, sedangkan subsidi listrik diperkirakan sekitar Ro90 triliun.
 
"Ini masih dibahas terus, sedangkan subsidi non energi mendekati Rp50 triliun," kata Hatta. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi bbm BBM fixed subsidy
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top