Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

60.000 Ekor Sapi NTT 'Diekspor' Ke DKI dan Kalimantan Setiap Tahun

Setiap tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur 'mengekspor' 60.000 ekor sapi ke berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 30 April 2014  |  13:49 WIB
60.000 Ekor sapi NTT di bawa ke Jakarta dan Kalimantan setiap tahun - JIBI
60.000 Ekor sapi NTT di bawa ke Jakarta dan Kalimantan setiap tahun - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA -Setiap tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur 'mengekspor' 60.000 ekor sapi ke berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

"Ya. Setiap tahun, provinsi kepulauan itu menyediakan  60.000 ekor ternak sapi untuk memenuhi kebutuhan daging nasional," kata  Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Thobias Uly di Kupang kepada Antara, Rabu (30/4/2014).

"Selama ini, NTT juga memiliki andil dalam penyediakan kebutuhan daging nasional. Setiap tahun ada sekitar 60.000  ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan daging di DKI Jakarta dan Kalimantan Timur," kata Thobias Uly  terkait sumbangsih NTT terhadap kebutuhan daging nasional.

Menurut dia, saat ini populasi ternak sapi di NTT ada sekitar 823.000  ekor dan bisa memenuhi kebutuhan daging di Jakarta serta Kalimantan. Populasi ternak tersebut tersedia di beberapa kabupaten yakni empat kabupaten di daratan Timor, Pulau Sumba dan Pulau Flores.

Khusus populasi Sapi Ongole, kata dia, terdapat di Pulau Sumba yang meliputi Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, sementara sapi Bali di lima kabupaten di daratan Timor.

Dia mengatakan, untuk mempertahankan populasi sapi di NTT, sudah ada kebijakan dari pemerintah untuk tidak mengirimkan sapi hidup (gelondongan) ke Jakarta dan Kalimantan atau daerah lain di Indonesia.

Ke depan, katanya, untuk memenuhi kebutuhan daging, Pemerintah DKI Jakarta berencana menginvestasi dana  Rp2 triliun dalam bidang peternakan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah potong hewan (RPH) modern, dan pembibitan ternak sapi potong untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

Dengan adanya rencana investasi tersebut, diharapkan NTT bisa mampu mensuplai kebutuhan daging nasional, ucap Thobias Uly.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peternakan sapi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top