Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bapertarum PNS gandeng BKN Kembangkan Database

Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum PNS) mengadakan kerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengembangkan database PNS secara berkelanjutan.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 01 April 2014  |  21:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum PNS) mengadakan kerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengembangkan database PNS secara berkelanjutan.

Ketua Harian Bapertarum PNS Djan Faridz  mengatakan adanya data PNS yang akurat akan mempermudah penyaluran dana Tabungan Perumahan (Taperum) bagi para abdi negara yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa pensiun.

“Bapertarum PNS beberapa waktu lalu telah mengembangkan individual account  atau akun individu Taperum PNS, yang merupakan salah satu informasi penting yang dibutuhkan para penabung yakni PNS,” ujarnya, dalam siaran pers, Selasa (1/4/2014).

Faridz mengungkapkan para PNS berhak mengetahui berapa jumlah iuran tabungan yang sudah terkumpul, sejak mulai iuran sampai saat dia hendak mengetahui info mengenai iuran Taperum PNS tersebut.

“Adanya akun individu itu, PNS bisa mengakses informasi jumlah tabungannya, kapan saja dan dimana saja berada, baik melalui SMS maupun melalui internet,” jelasnya.

Selain dapat membantu penyediaan data PNS dari kerjasama tersebut, PNS yang sudah pensiun juga mendapatkan kemudahan dalam mengambil dana Taperum yang telah terkumpul, dari iuran yang telah dipotong dari gaji mereka masing-masing.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns bapertarum badan kepegawaian negara
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top