Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KERETA API: Kemenhub Datangkan Sarana KA Baru Senilai Rp315 miliar

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Perhubungan akan mengadakan sejumlah sarana perekeretapian pada 2013 senilai Rp315 miliar untuk meningkatkan pelayanan angkutan penumpang dan barang.
Henrykus F. Nuwa Wedo
Henrykus F. Nuwa Wedo - Bisnis.com 08 Maret 2013  |  16:46 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Perhubungan akan mengadakan sejumlah sarana perekeretapian pada 2013 senilai Rp315 miliar untuk meningkatkan pelayanan angkutan penumpang dan barang.

Pengadaan sarana perkeretapian itu untuk mendukung pengoperasian grafik perjalanan kereta api yang akan diterapkan pada 1 April 2013.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretapian, Hanggoro Budi Wiryawan menjelaskan pada 2013 pihaknya menambah sepuluh set kereta rel listrik yang akan dioperasikan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Hanggoro juga menjelaskan pihaknya akan menambahkan satu set railbus yang akan dioperasikan pada lintas Padang-Pariaman Sumatra Barat.

Kemenhub juga akan mendatangkan satu set ralibus yang akan dioperasikan pada lintas Solo-Purwosari-Sukoharjo, Jawa Tengah.  

“Kita juga akan mendatangkan 30 unit kereta ekonomi AC dan tiga kereta makan AC,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Dia menjelaskan pihaknya juga akan menyediakan lima set rangkaian kereta rel diesel (KRDE) ekonomi AC.

Dua set kereta rel diesel, tuturnya, akan digunakan pada KA bandara Kuala Namu Medan.

Dia menilai dengan penerapan grafik perjalanan kereta api (GAPEKA) 2013 maka akan menghemat waktu tempuh KA secara akumulasi hingga 14.543 menit.

Penerapan GAPEKA 2013, tuturnya, dapat menghemat waktu tempuh KA penumpang hingga 4.978 menit dan KA Barang menghemat waktu tempuh hingga 9.565 menit.

Dia mencontohkan KA Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya-Jakarta bila mengunakan GAPEKA pada 2011 maka membutuhkan waktu tempuh hingga 17 jam namun jika menggunakan GAPEKA 2013 waktu tempuh hanya 14 jam.

KA Peti Kemas tujuan Kalimas-Tanjung Priok jika menggunakan GAPEKA 2013 maka hanya membutuhkan waktu tempuh 20 jam 1 menit dan ketika menggunakan GAPEKA 2013 membutuhkan waktu tempuh hingga 24 jam 42 menit.

Dia juga menambahkan dengan adanya GAPEKA 2013 memberikan tiga keunggulan utama bagi perjalanan KA.

Pertama, akan merubah waktu keberangkatan dan kedatangan KA sehingga mengurangi persilangan di stasiun KA dengan memanfaatkan jalur ganda Pantura.    

Kedua, pengoperasian KA antar kota tidak saling menggangu dengan KA perkotaan di Jabodetabek dan daerah lainnya karena memisahkan waktu kedatangan KA antarkota dengan KA perkotaan.

Ketiga, waktu perjalanan lebih efisien karena adanya pengaturan penyusulan dan persilangan KA.  

Kemenhub, tuturnya, juga akan mengakomodir lintas pelayanan KA di sejumlah kota pada  September 2013 seperti KA Bandara Kuala Namu dengan rute Medan-Araskabu-Kualanamu.

Dia juga menambahkan pihaknya menargetkan pada 27 Maret 2013 Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan akan meresmikan pengoperasian kereta rel listrik pada rute Tanah Abang-Serpong-Maja.

Menurutnya dengan penerapan GAPEKA 2013 pihaknya juga akan mengoptimalkan pengoperasian KA Barang di Jawa dan Sumatra.

Dia menjelaskan KA Barang di Jawa pada umumnya mengangkut semen, pupuk dan produk industri lainnya.

KA barang di Sumatra akan difokuskan pada angkutan kontainer, peti kemas, BBM, semen dan batubara, pulp serta crude palm oil.  

GAPEKA, tuturnya, telah disetujui oleh Ditjen Perekeretapian dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 27 Februari 2013.

Dirjen Perekeretapian Kemenhub Tundjung Inderawan telah menetapkan pengoperasian GAPEKA 2013 melalui peraturan Dirjen Perekeretapian pada 25 Februari 2013.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api ka Kemenhub gapeka

Sumber : Henrykus F. Nuwa Wedo

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top