Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Izin Impor Belum Terbit, Stok Daging Bulog Kosong Jelang Lebaran

Perum Bulog menyebut realisasi impor daging kerbau masih nihil jelang Lebaran.
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi dalam diskusi di Kantor Kementerian BUMN./ BISNIS - Dwi Rachmawati
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi dalam diskusi di Kantor Kementerian BUMN./ BISNIS - Dwi Rachmawati

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi impor daging kerbau masih nihil jelang Lebaran Idulfitri. Perum Bulog ungkap penyebabnya.

Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan izin impor daging kerbau dari pemerintah. Meskipun kuota penugasan impor daging kerbau dari India tahun ini telah ditetapkan sebanyak 100.000 ton.

"Nol [realisasi impor daging kerbau], izinnya enggak ada. Pokoknya Bulog tidak atau belum dapat izin importasi untuk daging kerbau," ujar Bayu saat ditemui di Bulog Corporate University, Selasa (2/4/2024).

Dia membeberkan, sebenarnya pihaknya telah mengajukan izin impor 100.000 ton daging kerbau sejak awal tahun. Namun otoritas terkait dengan penerbitan rekomendasi izin impor belum memberikan lampu hijau atas penugasan tersebut.

Bayu pun enggan berkomentar lebih jauh alasan izin impor daging kerbau tak kunjung diterbitkan hingga saat ini.

"Sudah [diajukan izin impor] 100.000 ton sejak awal tahun," ucapnya.

Di sisi lain, menurut Bayu saat ini Bulog juga sudah tidak memiliki stok daging kerbau untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran Idulfitri. Musababnya, Bulog tidak bisa menyetok daging beku terlalu banyak lantaran kapasita ruang penyimpanan dingin yang terbatas.

"Stok di Bulog kosong, karena Bulog tidak punya refrigerator [pendingin] skala besar," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi blak-blakan, belum ada satupun impor daging sapi dan kerbau yang terealisasikan dua pekan jelang Ramadan.

Arief mengatakan, dua BUMN yang ditugasi mengimpor daging beku yakni Bulog dan ID Food belum mendapatkan rekomendasi impor. Adapun Bulog, tahun ini mendapat kuota impor daging kerbau beku dari India sebanyak 100.000 ton. Sementara ID Food mendapat kuota impor daging sapi beku sebanyak 20.000 ton.

"Daging belum 1 kilogram pun masuk, belum ada rekomendasi daging kerbau belum ada. Jadi yang BUMN belum ada [impor]," ujar Arief di Depok, Jawa Barat, Selasa (27/2/2024).

Kendati begitu, Arief memprediksi akan ada daging sapi impor yang tiba di Indonesia pada pertengahan Ramadan sekitar akhir Maret atau awal April 2024. Adapun daging yang akan tiba itu berasal dari importasi yang dilakukan pihak swasta.

"Kalau daging sapi [impor] 145.000 [ton], mungkin pertengan puasa [tiba]. Itu private," tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Rachmawati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper