Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Idulfitri, Begini Ketahanan Stok BBM hingga LPG di Jawa Bagian Barat

PT Pertamina Patra Niaga membeberkan ketahanan stok BBM, LPG, hingga avtur di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat jelang Idulfitri 2024.
Petugas melakukan pengisian BBM disalah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta, Minggu (3/9/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Petugas melakukan pengisian BBM disalah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta, Minggu (3/9/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan keamanan pasokan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), liquefied petroleum gas (LPG), dan aviation turbine (avtur) di wilayah operasional Regional Jawa Bagian Barat jelang Idulfitri 1445 H.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan menyampaikan, pihaknya optimal serta memastikan keamanan stok dan kesiapan pelayanan distribusi BBM, LPG, dan avtur di seluruh wilayah operasional regional Jawa bagian barat yang mencakup wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. 

"Ketahanan stok produk gasoline yang terdiri atas produk Pertalite dan Pertamax Series [Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo] mencapai 19 hari, ketahanan stok produk gasoil yang meliputi produk Biosolar, Dexlite, dan Pertamax Dex mencapai 20 hari, ketahanan stok LPG 5 hari, dan ketahanan stok produk Avtur 16 hari," kata Eko melalui siaran pers, Minggu (24/3/2023).

Untuk rata-rata penyaluran normal harian di tiga provinsi wilayah Regional Jawa bagian barat periode 1-22 Maret 2024 untuk produk BBM, yakni produk gasoline sebesar 25.577 kiloliter (kl) per hari dengan perincian produk Pertalite 20.859 kl per hari dan Pertamax Series sebesar 4.718 kl per hari.

Kemudian, produk gasoil sebesar 10.680 kl per hari dengan perincian Biosolar 10.104 kl per hari serta Dexlite dan Pertamina Dex sebesar 576 kl per hari. 

Sedangkan untuk penyaluran harian rata-rata produk LPG sebesar 8.218 metrik ton (mt) per hari dengan perincian LPG subsidi atau PSO sebesar 7.684 mt per hari dan LPG nonsubsidi atau NPSO sebesar 493 mt per hari. 

“Adapun, penyaluran harian rata-rata produk Avtur sebesar 5.299 kl per hari,” ucap Eko.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga melakukan persiapan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM, LPG, dan avtur yang lancar selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) tahun 2024 dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) RAFI yang akan dimulai pada 25 Maret 2024 hingga 21 April 2024 mendatang.  

Di sisi lain, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Petrus Ginting menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk mengoptimalkan ketahanan stok dan kelancaran distribusi BBM, LPG, dan avtur.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi peningkatan konsumsi selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2024. 

"Selain dengan meningkatkan keandalan sarana dan prasarana di seluruh operasional serta memastikan aspek keselamatan dan HSSE, kami juga terus memastikan ketersediaan stok dan distribusi BBM dan LPG melalui monitoring real time harian, serta meningkatkan pelayanan di SPBU dan agen, serta pangkalan LPG di seluruh wilayah,” ujar Irto.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper