Menhub Minta KAI Buka Peluang Tiket Kereta Api Go Show

Menhub Budi Karya meminta KAI memberikan ruang pembelian tiket kereta api secara go show.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar telekonference di Posko Lebaran, Sabtu (22/4/2023)./Bisnis-M.G. Noviarizal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar telekonference di Posko Lebaran, Sabtu (22/4/2023)./Bisnis-M.G. Noviarizal

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pengelola transportasi kereta api membuka keran  go show bagi penumpang.

Menhub menyampaikan pesan itu dalam teleconference bersama jajaran kementerian serta operator, Sabtu (22/4/2023).

Dalam kesempatan itu, Budi menuturkan mengunjungi Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah pada 20 April 2023. Pihaknya mengungkapkan mendapat informasi bahwa ada penumpang yang kesulitan mendapatkan akses tiket.

"Ada yang akses untuk mendapatkan tiket susah. Tetapi begitu kami cek, ada kursi yang kosong. Jangan sampai kosong kursinya. Jadi, buka kesempatan untuk go show saja," ujarnya.

Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan menjelaskan bahwa informasi yang diperoleh Menteri Budi Karya Sumadi dari masyarakat bersifat acak terkait tujuan perjalanan kereta dari penumpang yang kesulitan mendapatkan akses tiket itu. 

"Informasinya tiket sudah habis bahkan sebelum puncak sudah sulit dicari tiketnya. Ternyata setelah Menteri mengecek pada H-2 masih tersedia kursinya. Ini tidak ada tujuan spesifik mana jadi Pak Menteri bilang coba saja go show mingkin masih tersedia saat itu," terangnya.

Dia mengatakan, semua operator transportasi termasuk kereta api memang sudah menerapkan pemesanan tiket melalui aplikasi sehingga bisa terlihat ketersediaan kursi.

Kendati demikian, konsumen kereta api menurutnya memiliki segmentasi yang lebih lebar sehingga ada konsumen memiliki literasi digital  yang tidak mumpuni sehingga peluang untuk go show mestinya juga dipikirkan oleh operator.

“Jadi, imbauan ke operator selain terus sosialisasi pemesanan lewat aplikasi, juga bisa akomodasi segmen yang belum terliterasi online dengan baik," paparnya.

Terkait arus balik, Adita Irawati mengingkapkan bahwa pihaknya memang memperkirakan puncak bakal terjadi pada 24 April 2023 — 25 April 2023. Akan tetapi, masyarakat disarankan tidak serempak pulang pada tanggal itu namun bisa berangsur kembali ke tempat domisili setelahnya.

"Memang cuti bersama berakhir 25 April 2023. Tetapi anak sekolah masuknya 2 Mei 2023 jadi ada peluang orang tuanya bisa mengambil cuti tambahan setelah 25 April 2023 dan berangsur-angsur kembali pada 26 April 2023 sampai 28 April 2023,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper