Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Suntik Rp10 Triliun ke PII, Jamin 48 Proyek Infrastruktur

Tambahan penyertaan modal tersebut dapat menjamin pembangunan 48 proyek infrastruktur dan penjaminan BUMN dengan nilai mencapai Rp533 triliun.
Menkeu Sri Mulyani menggelar konferensi pers terkait status pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, Jumat (24/2/2023). Dok. Antara
Menkeu Sri Mulyani menggelar konferensi pers terkait status pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, Jumat (24/2/2023). Dok. Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan pada 2023 memasukkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp10 triliun kepada PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dari tambahan penyertaan modal tersebut dapat menjamin pembangunan 48 proyek infrastruktur dan penjaminan BUMN dengan nilai mencapai Rp533 triliun

“Pemerintah sudah memasukkan PMN hampir Rp10 triliun, sudah bisa menjamin Rp533 triliun dengan nilai penjaminan Rp94 triliun. Berarti dengan Rp10 triliun yang kami tanamankan bisa membuat proyek Rp533 triliun terjadi dengan nilai exposure 94 triliun,” ungkapnya dalam dalam Innovative Financing in Unity (Infinity) PT PII, Rabu (1/3/2023). 

Dengan adanya penjaminan, beragam proyek infrastruktur di Indonesia tetap berjalan walaupun di bawah tekanan berbagai risiko politik, kebijakan, hingga bencana alam. 

Salah satu proyek yang baru saja ditinjau oleh Menkeu dan mendapat penjaminan dari PT PII, yaitu Jalan Tol Solo-Yogyakarya-Kulonprogo sepanjang 96,57 kilometer (km). 

Nilai penjaminan oleh PT PII terhadap proyek KPBU bidang PUPR telah mencapai 20 proyek sebesar Rp205,43 triliun, yang terdiri atas 15 proyek jalan tol dan 2 proyek preservasi jalan yaitu Jalintim Riau dan Jalintim Sumatera Selatan. 

Selain itu, PII juga menjamin 1 proyek jembatan yaitu duplikasi dan atau penggantian Jembatan CH di Pulau Jawa, 2 proyek SPAM Regional yaitu SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian-Serpong. 

“PT PII dianggap sebagai ring fencing, Rp533 triliun tetap jalan, kalau sampai terjadi risiko, yang akan kena adalah PT PII itu, yang tadi kita sudah memasukkan Rp10 triliun. Mekanisme ini membuat solusi mengenai kecepatan membangun infrastruktur,” jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper