Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PII Beri Penjaminan ke 20 Proyek PUPR Senilai Rp205,4 Triliun

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) telah memberikan penjaminan 20 proyek PUPR sebanyak senilai Rp205,4 triliun.
Foto aerial proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta Paket 1.1 di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Foto aerial proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta Paket 1.1 di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia telah memberikan penjaminan sebanyak 20 proyek yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan total senilai Rp205,43 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan penjaminan PT PII terhadap proyek KPBU bidang PUPR telah mencapai 20 proyek senilai Rp205,43 triliun, yang terdiri atas 15 proyek jalan tol yaitu Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Jalan Tol Manado-Bitung, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo.

Proyek jalan tol lainnya adalahj Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Jalan Tol Pandaan-Malang, Jalan Tol Batang- Semarang, Jalan Tol Semarang Demak, Jalan Tol Krian-Bunder, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Serang-Panimbang, Jalan Tol Cisumdawu, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Sementara itu, PT PII memberikan penjaminan terhadap 2 proyek preservasi jalan yaitu Jalintim Riau dan Jalintim Sumatera Selatan, 1 proyek jembatan yaitu duplikasi dan atau penggantian Jembatan CH di Pulau Jawa, 2 proyek SPAM Regional yaitu SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian-Serpong. 

"Dari 20 proyek tersebut, sebanyak 10 ruas jalan tol telah beroperasi baik sebagian maupun keseluruhan, dan 10 proyek lainnya sedang dalam tahap konstruksi, pengadaan tanah, dan pemenuhan pembiayaan [financial close]," kata Basuki dalam acara Innovative Financing in Unity, Selasa (1/3/2023).

Sementara itu, Basuki menjelaskan pihaknya terus mengeksplorasi berbagai inovasi pembiayaan pembangunan infrastruktur untuk mengatasi keterbatasan APBN dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur. 

Basuki menjelaskan inovasi pembiayaan yang telah diterapkan adalah cross subsidy lelang. Untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

Selain itu, terdapat skema KPBU berupa Availability Payment. Skema tersebut tidak hanya untuk pembangunan, tapi sampai pada pemeliharan jalan. 

"Kementerian PUPR menerapkannya untuk pemeliharaan Jalan Lintas Timur Riau, Jalintim Sumatera Selatan, dan duplikasi dan atau penggantian Jembatan CH di Pulau Jawa," ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper