Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cek! Ini Tutorial Lapor SPT Tahunan Online 2023

SPT Tahunan pajak penghasilan wajib dilaporkan oleh seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 13 Januari 2023  |  17:14 WIB
Cek! Ini Tutorial Lapor SPT Tahunan Online 2023
Tampilan situs djponline.pajak.go.id untuk lapor SPT Tahunan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaporan Surat Pemberitahuan atau SPT Tahunan sudah dapat dilakukan mulai 1 Januari 2023. 

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat sebanyak 203.535 SPT Tahunan telah dilaporkan hingga 10 Januari 2023, terdiri atas baik orang pribadi maupun badan.

SPT Tahunan pajak penghasilan wajib dilaporkan oleh seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Tenggat waktu pelaporan bagi wajib pajak orang pribadi adalah hingga 31 Maret 2023, sementara bagi wajib pajak badan adalah hingga 30 April 2023.

Wajib pajak harus membayarkan denda jika melaporkan SPT Tahunan melebihi batas waktu yang telah ditentukan tersebut, sebesar Rp100.000 untuk wajib pajak orang pribadi dan Rp1 juta untuk badan.

DJP mengimbau wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan secara daring melalui e-filing atau e-form, melalui situs djponline.pajak.go.id.

Berikut adalah cara pelaporan SPT Tahunan secara online:

  1. Pastikan telah memiliki EFIN (nomor identitas digital) 

  2. Wajib pajak masuk ke situs djponline.pajak.go.id 

  3. Setelah berhasil log in, wajib pajak silakan klik kolom buat SPT pada sebelah kanan 

  4. Wajib pajak harus mengisi tahun pajak dari SPT yang akan dilaporkan. Bila sudah selesai, maka klik langkah berikutnya. 

  5. Pilih status SPT, atau pembetulan 

  6. Tekan SPT Tahunan 1770 S atau 1770 SS 

  7. Isi kolom yang tersedia sesuai dengan bukti potong yang ada 

  8. Klik simpan dan menuju langkah berikutnya 

  9. Wajib pajak akan diminta untuk mengisi jawaban dari beberapa pertanyaan 

  10. Mengisi status kewajiban perpajakan suami istri. Ada beberapa kolom yang harus diisi 

  11. Masuk pada halaman terakhir untuk persetujuan SPT tahunan yang sudah dilaporkan 

  12. Klik setuju dan masuk ke langkah berikutnya 

  13. Laporan SPT tahunan sudah disimpan. Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan submit SPT 

  14. Wajib pajak akan menerima tanda bukti pelaporan lewat e-mail mengenai nama WP, NPWP, status SPT, dan tanggal penyampaian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spt tahunan djp SPT Pajak ditjen pajak
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top