Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sri Mulyani Wanti-wanti Soal Setan dan Tuyul ke WBK-WBBM, Ada Apa?

Sri Mulayani mengatakan unit-unit yang telah mendapatkan predikat WBK-WBBM tak lantas membuat unit tersebut bebas sepenuhnya dari korupsi.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 13 Desember 2022  |  20:49 WIB
Sri Mulyani Wanti-wanti Soal Setan dan Tuyul ke WBK-WBBM, Ada Apa?
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan usai pengesahan RUU PPSK di kompleks DPR RI, Kamis (8/12/2022). JIBI - Wibi Pangestu Pratama.

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam puncak acara peringatan Hakordia Kemenkeu 2022 di Jakarta, Selasa (13/12/2022) memberikan peringatan untuk unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan yang telah mendapatkan predikat wilayah bebas korupsi dan wilayah  birokrasi bersih dan melayani (WBK-WBBM).

Adapun sebanyak 414 unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan memperoleh predikat WBK-WBBM, sedangkan 212 unit lainnya belum mendapatkan predikat tersebut.

Sri Mulyani yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Managing Director World Bank itu mengatakan, unit-unit yang telah mendapatkan WBK-WBBM tak lantas membuat unit tersebut bebas sepenuhnya dari korupsi. 

“Kalau kita sudah mencanangkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBK-WBBM) terus tidak ada setan atau tuyul yang membolak balikan hati kita, opportunity is constantly coming,” kata Sri Mulyani, Selasa (13/12/2022).

Dia mengaku akan merasa terluka apabila ada unit WBK-WBBM yang ditangkap akibat kasus korupsi. 

“Saya di sisi lain merasa terluka kalau ada yang WBK-WBBM terus ada yang ditangkap gara-gara ada yang korupsi. Jangan sampai kita punya WBK-WBBM sudah ditempel plakatnya and then kita business as usual,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta jajaran Kementerian Keuangan untuk saling mengingatkan dan saling menjaga agar terhindar dari tindakan korupsi. Dia juga berharap, Kemenkeu dapat menjaga 414 unit yang sudah mendapatkan status WBK-WBBM.

Unit-unit lain yang belum mendapatkan status WBK-WBBM juga terus didorong untuk meningkatkan predikatnya. Sri Mulyani menilai, 212 unit yang belum mendapatkan status WBK-WBBM sebetulnya secara esensi telah melaksanakan WBK-WBBM. 

“Tunjukkan bahwa tata kelola Anda lebih bersih dari WBK-WBBM,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani kemenkeu
Editor : Anggara Pernando

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top