Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Angin Segar Buat Garuda Indonesia (GIAA), PMN Rp7,5 Triliun Segera Cair

Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyebut proses pencairan dana PMN Garuda Indonesia memakan waktu karena proses penerbitan Peraturan Pemerintah yang lambat.
Garuda Indonesia/istimewa
Garuda Indonesia/istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperkirakan dana Penyertaan Modal Negara atau PMN untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) senilai Rp7,5 triliun bisa mulai cair pada pekan ketiga Desember 2022.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, proses pencairan dana PMN cukup memakan waktu karena proses penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) yang lambat. Namun, lanjutnya, PP tersebut pada akhirnya sudah diterbitkan.

"Diproyeksikan dana PMN cair di minggu ketiga Desember. Karena itu kami danai sementara dengan Perusahaan Penjamin Aset untuk melakukan perbaikan pesawat," ujarnya dalam rapat di Komisi VI DPR/RI, Senin (5/12/2022).

Sebelumnya, Garuda Indonesia menegaskan bahwa tambahan PMN senilai Rp7,5 triliun bukan untuk membayar utang, melainkan untuk modal kerja.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa saat ini perseroan juga masih menunggu cairnya dana tersebut. Dia menargetkan PMN bisa turun kepada perseroan sebelum akhir tahun ini.

"[Saat ini] belum [turun]. Mayoritas akan dipakai untuk restorasi pesawat dan modal kerja. Tidak untuk bayar utang," tegasnya, Jumat (2/12/2022).

Irfan menyebut 60 persen dari total PMN akan dialokasikan untuk restorasi pesawat-pesawat yang disimpan (grounding) selama pandemi Covid-19.

Kemudian, sisa dari PMN akan ditujukan untuk modal kerja perseroan, yakni di antaranya maintenance pesawat.

Di sisi lain, PMN diharapkan bisa cair sebelum akhir tahun atau bertepatan dengan target dicabutnya suspensi saham Garuda Indonesia oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper