Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pesawat Lion Air Tujuan Palembang Putar Balik, Penumpang Apresiasi Kesigapan Pilot

Twitter @Triakurniafutri, Kamis (27/10/2022) mengatakan dirinya merupakan salah satu penumpang pesawat Lion Air tujuan Palembang yang putar balik.
Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu penumpang pesawat Lion Air dengan penerbangan nomor JT-330 pada  Rabu (26/10/2022) yang mengalami  kasus putar balik dari  Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatra Selatan (PLM) mengapresiasi kesigapan sang pilot. 

Salah satu penumpang Lion Air JT-330 terlihat mengabadikan salah satu momen pesawat tersebut mengalami turbulensi atau goyang. 

Dilansir dari Twitter @Triakurniafutri, Kamis (27/10/2022) mengatakan dirinya merupakan salah satu penumpang di pesawat yang melakukan putar balik tersebut. Dalam video yang disebarluaskan di media sosial tersebut, terlihat pesawat mengalami goyang.

Penumpang tersebut juga mengapresiasikan kepada pilot yang memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal  (return to base) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

"Lemas karena keadaan di dalam pesawat udah panas pengap banget.  Alhamdulillah bisa selamat dan terimakasih pak Pilot sudah sigap menyelamatkan penerbangan ini," ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari Lion Air,  penerbangan JT-330 telah dipersiapkan secara tepat. Sebelum keberangkatan, pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LKK dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check).

Setelah proses penanganan operasional, pelayanan penumpang dan kargo di darat selesai, Lion Air penerbangan JT-330  lepas landas pukul 17.13 WIB dengan membawa 6 (enam) kru dan 169 tamu (penumpang).

Fase mengudara berjalan normal. Pilot menjalankan pengoperasian pesawat berdasarkan prosedur. Pada ketinggian jelajah 3.000 kaki, pilot merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya dan menunjukkan perlu segera dilakukan pengecekan.

Dalam memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal  (return to base) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Pesawat mendarat secara normal dan aman. Setelah pesawat berhenti dan parkir pada landas parkir (apron), seluruh penumpang diarahkan untuk menuju ruang tunggu (boarding gate) guna mendapatkan informasi lebih lanjut. Proses penumpang keluar dari pesawat (disembark) dilakukan secara normal.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Khadijah Shahnaz
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper