Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

India Buat Gebrakan Digital Lewat Program Gati Shakti, Ini Kelebihannya

Program Gati Shakti menawarkan investor dan perusahaan solusi satu atap untuk desain proyek, persetujuan tanpa batas, dan perkiraan biaya yang lebih mudah.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  16:45 WIB
India Buat Gebrakan Digital Lewat Program Gati Shakti, Ini Kelebihannya
Presiden Russia Vladimir Putin (Kiri), Perdana Menteri India Narendra Modi (Tengah), dan Presiden Republik Rakyat China Xi Jinping (Kanan). - scmp
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi membuat gebrakan dengan mengembangkan program Gati Shakti sebagai solusi dari berbagai macam masalah, termasuk persoalan perkiraan anggaran proyek.

Dilansir Bloomberg pada (3/10/2022), program Gati Shakti merupakan sebuah proyek platform digital senilai 100 triliun rupee (US$ 1,2 triliun) yang menggabungkan 16 kementerian. Platform ini diharapkan dapat menarik investasi asing, terutama investor yang sebelumnya berinvestasi di China.

Platform ini akan menawarkan investor dan perusahaan solusi satu atap untuk desain proyek, persetujuan tanpa batas, dan perkiraan biaya yang lebih mudah.

Sekretaris Logistik Kementerian Perdagangan dan Industri India Amrit Lal Meena mengatakan misi pembuatan platform tersebut tentu untuk mengimplementasikan proyek-proyek tanpa kelebihan waktu dan biaya.

"Tujuannya adalah agar perusahaan-perusahaan global memilih India sebagai pusat manufaktur mereka," jelasnya.

Proyek ini diharapkan mampu memberi India keuntungan, khususnya dari China karena sebagian besar masih tertutup dari dunia luar dan perusahaan semakin mengadopsi kebijakan China-plus-one, yang mencari negara atau sumber lain untuk ekspansi, guna mendiversifikasi bisnis dan pasokan mereka rantai.

Ekonomi terbesar ketiga di Asia ini tidak hanya menawarkan tenaga kerja murah, tetapi juga kumpulan pekerja berbakat yang sebagian besar berbahasa Inggris, meskipun infrastruktur yang usang membuat banyak investor menjauh.

Anshuman Sinha, mitra di Kearney India yang memimpin transportasi dan praktik infrastruktur, menjelaskan satu-satunya cara untuk bersaing dengan China, terlepas dari kenyataan bahwa ada persyaratan politik dari negara-negara untuk pindah, adalah berupaya meningkatkan daya saing dalam hal biaya.

"Gati Shakti adalah tentang mempermudah arus barang dan komponen manufaktur di seluruh pelosok negeri.” tegasnya.

Menurutnya, pilar utama proyek ini adalah mengidentifikasi klaster produksi baru yang tidak ada saat ini dan menghubungkan situs-situs tersebut dengan mulus ke jaringan kereta api, pelabuhan, dan bandara nasional.

Proyek ini mampu mengurangi birokrasi melalui teknologi sangat penting bagi India untuk membuka sumbatan proyek infrastrukturnya yang terhenti.

Dari 1.300 proyek yang ditangani portal Gati Shakti saat ini, hampir 40 persen tertunda karena masalah yang berkaitan dengan pembebasan lahan, pembukaan hutan dan lingkungan, yang mengakibatkan pembengkakan biaya.

Sedikitnya 422 proyek memiliki beberapa masalah dan portal tersebut menyelesaikan masalah di sekitar 200 di antaranya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india ekonomi india perdana menteri india narendra modi
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top