Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menhub Mau Percepat Sistem ABT Transportasi Umum, Apa Kelebihannya?

Menurut Menhub Budi Karya, sistem tiket ABT pada moda transportasi umum akan memberikan keuntungan untuk semua pihak yang terlibat.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 28 Agustus 2022  |  19:32 WIB
Menhub Mau Percepat Sistem ABT Transportasi Umum, Apa Kelebihannya?
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Kemenhub
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (MenhubBudi Karya Sumadi menilai penerapan sistem tiket berbasis akun alias account-based ticketing (ABT) dapat jadi solusi persoalan sistem pembayaran moda transportasi umum yang belum terintegrasi dan terotomatisasi.

“Sistem pembayaran elektronik berbasis akun dalam transportasi cerdas ini sejalan dengan rencana implementasi pemerintah pusat yang akan menerapkan Jalan Tol Tanpa Gerbang dan Jalan Berbayar Elektronik, yang juga menggunakan sistem pembayaran digital berbasis akun,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (28/8/2022).

Budi memaparkan bahwa sistem ABT merupakan evolusi sistem pengumpulan tarif tiket dari tiket berbasis kartu menjadi berbasis akun. Artinya, sebuah kartu dapat dikenali kepemilikannya dengan cara didaftarkan melalui aplikasi, sehingga segala transaksi pengguna bisa dicatat dan didokumentasikan.

Salah satu manfaat personalisasi penumpang ini bisa menjadi dasar penentuan kebijakan dan penentuan program pemerintah. Misalnya, dalam memberikan tarif khusus untuk pelajar, veteran atau penumpang khusus. 

Keunggulan lain sistem ABT adalah membantu penyedia transportasi beralih dari sistem tiket lama yang melibatkan tiket kertas, magstripe, pembayaran tunai, dan beralih dengan perjalanan yang lebih lancar.

Bagi operator, masih enurutnya, sistem seperti tersebut bisa bermanfaat pula. Sebab, biaya operasionalnya lebih rendah dibandingkan dengan solusi tiket berbasis kartu. Ini mengingat kartu perjalanan cenderung memerlukan pemrograman ulang yang konstan.

Menhub mengusulkan agar integrasi sistem pembayaran yang berbasis uang elektronik ini dapat diterapkan di seluruh operator transportasi.

Tak hanya itu, bagi operator transportasi penggunaan sistem ini akan memudahkan karena pengumpulan pendapatannya bersifat nontunai atau cashless. Artinya, tidak ada pendapatan yang tercecer.

"Saya juga mengusulkan ini tidak tercatat pada pengelola-pengelola yang formal tapi kita banyak operator-operator yang swasta yang segera diikutkan agar ini menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Menhub meminta dukungan seluruh pihak di sektor transportasi, termasuk bank-bank penyedia layanan sistem ini. Sistem tiket ABT ini juga memberi banyak keuntungan bagi penumpang, dengan pilihan tarif terbaik yang sesuai dengan perjalanan mereka termasuk kemungkinan untuk membayar perjalanan mereka dengan cara yang modern dan nyaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menhub Budi Karya Sumadi menteri perhubungan transportasi umum transportasi
Editor : Herdanang Ahmad Fauzan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top