Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUPR: Pembangunan 36 Rumah Menteri di IKN Rampung Akhir 2023

Proyek hunian untuk para menteri di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ditargetkan rampung pada akhir 2023.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  19:16 WIB
PUPR: Pembangunan 36 Rumah Menteri di IKN Rampung Akhir 2023
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin prosesi Kendi Nusantara atau penyatuan air dan tanah dari seluruh provinsi di Indonesia di kawasan Titik Nol Kilometer IKN, Kalimantan Timur pada Senin (14 Maret 2022) / Youtube Setpres
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan dapat menyelesaikan proyek hunian untuk para menteri di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada akhir 2023.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan pihaknya akan membangun sebanyak 36 rumah untuk dihuni oleh para menteri di IKN.

Dia mengungkapkan proses pembangunan perumahan para menteri akan segera mulai dikerjakan pada tahun ini.

“36 rumah akan dimulai tahun ini dan akhir 2023 bisa diselesaikan,” kata Iwan di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Berdasarkan data Layanan Penyediaan Secara Elektronik Kementerian PUPR, proyek pembangunan rumah tanpa jabatan menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN telah mulai ditender sejak 11 Juli 2022.

Adapun, proyek tersebut memiliki nilai pagu paket dan nilai HPS paket Rp509,1 miliar yang bersumber dari anggaran APBN 2022.

Tender proyek tersebut telah diikuti oleh 115 peserta yang tengah memasuki tahap evaluasi dokumen kualifikasi dan ditargetkan mencapai proses penandatangan kontrak pada 11 November 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN perumahan Kementerian PUPR ibu kota negara
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top