Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor dari Kawasan Berikat dan KITE Capai US$56,9 Miliar hingga Juli 2022

Membaiknya kondisi perekonomian tahun ini membuat industri mampu melakukan ekspor lebih optimal.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  16:27 WIB
Ekspor dari Kawasan Berikat dan KITE Capai US$56,9 Miliar hingga Juli 2022
Kawasan Berikat Nusantara (KBN) - kbn.co.id
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC Kementerian Keuangan mencatat bahwa kinerja ekspor dari kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor atau KB dan KITE telah mencapai US$56,9 miliar, tumbuh hingga 23,9 persen dari tahun lalu.

Direktur Fasilitas Kepabeanan DJBC Untung Basuki menjelaskan bahwa ekspor dari KB dan KITE mencatatkan kinerja yang baik sepanjang 2022. Membaiknya kondisi perekonomian tahun ini membuat industri mampu melakukan ekspor lebih optimal.

Pada Januari—Juli 2022, ekspor KB dan KITE tercatat mencapai US$56,99 miliar. Pada Juli 2022 saja, ekspornya tercatat senilai US$8,7 miliar, tumbuh hingga 45,4 persen dari Juli 2021 senilai US$6,1 miliar.

“Ekspor [Januari—Juli 2022] ini tumbuh 23,8 persen [year-on-year/YoY],” ujar Untung dalam press tour DJBC, Rabu (10/8/2022).

Menurutnya, ekspor KB dan KITE memiliki porsi yang sangat besar terhadap portofolio ekspor nasional, yakni per Juli 2022 mencapai 36,27 persen. Dalam dua tahun terakhir, porsi ekspor pada akhir tahun selalu di atas 39 persen.

“Kalau kita bisa menjaga [kinerja] KB dan KITE, paling tidak 40 persen ekspor nasional terjaga,” kata Untung.

Dia menyebut bahwa moncernya ekspor sejalan dengan performa perusahaan, sehingga penyerapan tenaga kerjanya turut terjaga. Hingga kuartal II/2022, serapan tenaga kerja KB dan KITE tumbuh 14,21 persen.

Tumbuhnya ekspor pun sejalan dengan naiknya impor industri, karena KB dan KITE menggunakan sejumlah bahan baku impor untuk produksi, lalu mengekspor hasil olahannya. Hingga Juli 2022, nilai impor mencapai US$16,67 miliar atau tumbuh 4,54 persen (YoY).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor kawasan berikat kemudahan impor tujuan ekspor Bea Cukai
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top