Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Batu Bara Penopang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2022 Melesat 5,44 Persen

BPS mencatat Indonesia mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga komoditas secara global.
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2022 mencapai 5,44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya tumbuh 3,72 persen. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut ditopang oleh harga komoditas. Alhasil, Indonesia menikmati surplus neraca perdagangan US$15,55 miliar atau Rp230,85 triliun pada kuartal II-2022.

"Indonesia mendapatkan windfall dan harga komoditas di pasar global," kata Margo dalam konferensi pers, Jumat (5/8/2022).

Hal ini didorong oleh ekonomi mitra dagang yang masih tumbuh, meskipun melambat.

Dalam catatan BPS, ekonomi China pada kuartal II/2022 tumbuh 0,4 persen yoy, melambat dibanding kuartal I/2022 dan 2021. Pada periode yang sama Amerika Serikat tumbuh 1,6 persen yoy. "Secara umum, mitra dagang tetap tumbuh meski melambat, kecuali vietnam yang kuartal II tumbuh 7,7 persen, lebih tinggi dibandingkan kuartal I maupun kuartal II/ 2022," kata Margo. 

Adapun ke depan kondisi ekonomi global masih menantang dengan tingkat inflasi yang tinggi di beberapa negara. IMF pun telah merevisi ke bawah pertumbuhan ekonomi global.

"IMF mengkoreksi petumbuhan ekonomi ke bawah, pada 2022 yang semula 3,6 persen jadi 3,2 persen. Tahun depan yang semula 3,6 persen, direvisi jadi 2,9 persen," katanya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper