Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Industri Keramik Optimistis Produksi Tumbuh 15 Persen Tahun Ini

Pelaku industri keramik mematok target pertumbuhan produksi 15 persen pada tahun ini, berkisar antara 475 - 480 juta m2.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 08 Juli 2022  |  16:57 WIB
Pengusaha Industri Keramik Optimistis Produksi Tumbuh 15 Persen Tahun Ini
Pabrik keramik Arwana Citra Mulia Tbk - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Pengusaha industri keramik optimistis volume produksi tumbuh 15 persen secara tahunan pada 2022. Hal tersebut diprediksi terdorong oleh lonjakan permintaan pada periode peak season.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengungkapkan optimistis dengan target pertumbuhan 15 persen volume produksi keramik di Indonesia tahun ini berkisar antara 475 - 480 juta m2.

"Target produksi 475 -480 juta m2 dan tingkat utilisasi 85 persen. Optimisme ini didukung permintaan keramik secara tren tahunan akan mengalami peak season," kata Edy kepada Bisnis, Jumat (8/7/2022).

Berdasarkan tren tahunan, sambungnya, peak season lonjakan permintaan keramik diperkirakan terjadi pada semester II/2022. Khususnya, pada kuartal III/2022 di samping kinerja ekspor yang masih baik.

Pada semester I/2022, ekspor keramik nasional tercatat tumbuh positif dobel digit sekitar 11 persen secara tahunan.

Bahkan, ungkap Edy, kinerja industri keramik Tanah Air rebound lebih cepat setelah terhimpit pandemi selama 2 tahun dengan berhasil memasuki zona ekspansi.

Pada 2021, kapasitas produksi keramik nasional bertambah sebanyak 13 juta m2 dan penambahannya meningkat tajam menjadi 35 juta m2 dengan penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 3.500 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keramik industri keramik emiten keramik
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top