Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Catat! Ini Daftar 26 Proyek KPBU yang Siap Ditawarkan di 2023

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menawarkan 26 proyek KPBU pada 2023 dengan total nilai proyek Rp165,68 triliun.
Pembangunan SPAM Jatiluhur I yang ditargetkan selesai di tahun 2017 akan mengalirkan air 5000 liter/detik. Air tersebut akan disalurkan ke Provinsi DKI Jakarta sebanyak 4000 liter/detik, Kabupaten Karawang 350 liter/detik, Kabupaten Bekasi 350  liter/detik dan Kota Bekasi 300 liter/detik./Dok. Cipta Karya.pu.go.id
Pembangunan SPAM Jatiluhur I yang ditargetkan selesai di tahun 2017 akan mengalirkan air 5000 liter/detik. Air tersebut akan disalurkan ke Provinsi DKI Jakarta sebanyak 4000 liter/detik, Kabupaten Karawang 350 liter/detik, Kabupaten Bekasi 350 liter/detik dan Kota Bekasi 300 liter/detik./Dok. Cipta Karya.pu.go.id

Minat Investor di Proyek KPBU

6. SPAM Ibu Kota Negara (IKN), Kaltim

7. Pendampingan penyiapan KPBU SPAM Regional Bimatara Terintegrasi dengan SPAB Kuwil, Sulawesi Utara

8. SPAM Regional Petanglong Sistem Kaliboyo, Jawa Tengah

9. Pendampingan penyiapan KPBU SPAM Ayung I terintegrasi dengan SPAB Sidan, Bali

10. Pendampingan penyiapan KPBU SPAM dan SPAB Karian Barat, Banten

11. Jalan tol Cilacap - Yogyakarta

12. Jalan Tol Demak-Tuban

13. Bendungan Merangin, Jambi

14. Bendungan Bodri, Jawa Tengah

15. PLTA dan PLTS Tigahadji, Sumatra Selatan

16. PLTMH dan PLTS Bendungan Rotiklot, NTT

17. PLTMH dan PLTS Bendungan Napun Gete, NTT

18. DI Komering, Sumatra Selatan

19. Revitalisasi dan modernisasi irigasi sistem interkoneksi HLD WS Lombok, NTB

20. Rusun Cisaranten, Bina Harapan, Bandung

21. Rusun sewa terintegrasi KEK SEI Mangkei, Sumatra Utara

22. Rusunawa Karawang Spuur, Karawang

23. Rusun IKN tahap I, Kalimantan Timur

24. Pendampingan transaksi KPBU SPAM Regional Jatigede

25. SPAM Jatiluhur II, Jabar dan DKI Jakarta

26. Pendampingan Transaksi KPBU SPAM Sinumbra, Jawa Barat

Sementara itu, Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Yoga mengatakan dalam tahun politik pada 2022–2024 investor swasta akan cenderung menahan diri untuk berinvestasi dalam proyek pemerintah.

“Investor swasta akan berusaha untuk menahan diri dulu untuk turut dalam berbagai proyek pemerintah, mereka akan melihat dulu perkembangan politik sampai dengan 2024,” kata Nirwono kepada Bisnis, Senin (4/7/2022).

Untuk itu, agar minat investor tetap besar untuk terlibat dalam proyek KPBU, maka pemerintah hanya bisa menawarkan proyek dengan jangka pendek.

Menurutnya, hal tersebut dapat lebih memberikan kepastian kepada investor terkait dengan nasib keberlanjutan proyek yang ditawarkan. “Pemerintah hanya bisa menawarkan proyek-proyek yang jangka pendek untuk kembali modal sebelum 2024 kepada para investor swasta, karena pemerintah sendiri tidak bisa menjamin apakah akan ada perubahan arah kebijakan pasca 2024 nanti,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper