Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minyakita Dibanderol Rp14.000 per Liter, Pedagang Pasar Ragu

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meragukan program minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita bisa dibanderol Rp14.000 di seluruh Indonesia.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  20:40 WIB
Minyakita Dibanderol Rp14.000 per Liter, Pedagang Pasar Ragu
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meninjau sejumlah tempat penjualan minyak goreng curah rakyat (MGCR) di beberapa toko kelontong di wilayah Klender, Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022 / Dok. Biro Humas Kemendag.

Bisnis.com, JAKARTA – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meragukan program minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita bisa dibanderol Rp14.000 di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah akan meluncurkan minyak goreng merek Minyakita besok, Rabu (5/7/2022). 

Ketua Ikappi Abdullah Mansuri mengatakan program Minyakita tersebut memang diharapkan bisa Rp14.000 per liter sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Namun, hal tersebut, kata dia, tergantung dari pada rantai distribusinya. Sebab, banyak daerah di Indonesia, menurutnya yang masih membutuhkan ongkos yang mahal untuk distribusi.

“Jadi tidak bisa memutuskan semua akan Rp14.000 walaupun harapan kami bisa begitu. Hanya tidak bisa menggaransi, tidak ada satupun yang bisa menggaransi harga seluruh Indonesia Rp14.000. Papua, Maluku, Bali itu masih terkendala distribusi yang mahal,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (5/7/2022).

Dikatakannya, persoalan minyak goreng atau pun komoditas lain di Indonesia rata-rata selain produksi juga mencakup masalah distribusi yang cukup ruwet. Hal ini membuat komoditas tertentu seperti minyak goreng sulit dipastikan harganya

“Kalau menteri belum tahu prosesnya yang cukup ruwet, ribet, prosedurnya banyak tahapannya, sampai pada posisi normal itu tidak mudah. Tapi kami sendiri akan berusaha agar pedagang tidak mengambil margin terlalu banyak. Tetapi bukan dari pedagangnya, bisa jadi dari agen, distributornya banyak faktor,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan harga minyak goreng curah telah sesuai harga eceran tertinggi (HET) senilai Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg di Jawa, Sumatera, dan Bali.

Dia mengakui harga minyak goreng curah masih belum sepenuhnya merata karena masalah logistik. . Menurut dia, harga minyak goreng curah di beberapa daerah yang jauh dari daerah produksi masih tinggi karena mahalnya biaya logistik.

"Papua dan Maluku, itu memang kami ada masalah logistik. Ongkos kirim mahal, apalagi minyak itu berat, ongkosnya mahal," kata Zulkifli di Pasar Ciracas, Selasa (5/6/2022). Zulkifli menilai peluncuran penjualan Minyak Kita pada besok dapat menjadi jawaban atas tingginya biaya logistik tersebut.

Dengan demikian, dia berharap rata-rata harta minyak goreng curah di bagian timur Indonesia dapat turun dari posisi saat ini senilai Rp 20.000 per liter.

Meski begitu, data Pusat Informasi Harga Pangan Nasional (PIHPSN) menyebutkan bahwa rata-rata harga minyak goreng curah nasional masih mencapai Rp 17.050 per kg pada hari ini, Selasa (5/6/2022).

Daerah dengan rata-rata harga minyak goreng curah tertinggi adalah Maluku Utara atau senilai Rp24.750 per kg. Sementara itu, rata-rata harga minyak goreng curah terendah ditemui di Jawa Timur atau hanya Rp14.350 per kg. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng Minyak goreng curah harga eceran tertinggi Pasar Tradisional kemendag
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top