Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Larangan Ekspor Bauksit Dipercepat, Proyek SGAR Mempawah Molor hingga 2024

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mempercepat upaya penghentian ekspor bauksit bersih atau washed bauxite (WBx) yang ditargetkan efektif pada Juni 2023. Sayangnya, pengerjaan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 22 Juni 2022  |  22:22 WIB
Ilustrasi bauksit -  JIBI/Bisnis
Ilustrasi bauksit - JIBI/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID atau Mining Industry Indonesia menargetkan pengerjaan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah dapat rampung pada 2024. Target itu meleset dari perkiraan awal yang sempat dipatok pada Juli 2023.

Adapun molornya proyek yang ditaksir mencapai US$1,7 miliar dengan kapasitas operasi 1 juta ton itu disebabkan karena perselisihan yang terjadi dari pihak pemegang konsorsium EPC yakni BUMN asal China, China Aluminium International Engineering Corporation Ltd (Chalieco) sebesar 75 persen dan sisanya PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP).

“Internal konsorsium sedang memfinalkan beberapa poin yang menjadi bahan diskusi di mana diharapkan dalam 3 bulan ke depan poin-poin tersebut dapat disepakati, sehingga proyek pembangunan SGAR dapat berjalan lancar,” kata SVP Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf melalui pesan singkat, Rabu (22/6/2022).

Proyek strategis nasional itu sempat ditarget selesai pembangunan infrastrukturnya minimal 70 persen pada Maret 2022. Hanya saja, perselisihan itu menghambat pengerjaan smelter di posisi 13 sampai 14 persen.

Seperti diketahui, proyek strategis nasional untuk pemurnian bijih bauksit itu dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) yang sahamnya mayoritas dimiliki PT Inalum (Persero) sebanyak 60 persen dan sisanya Antam dengan kepemilikan 40 persen.

Di sisi lain, Heri enggan menanggapi konsekuensi dari molornya pengerjaan SGAR Mempawah menyusul rencana pemerintah untuk mempercepat penyetopan ekspor bauksit bersih atau washed bauxite (WBx) yang ditargetkan efektif pada Juni 2023.

“Terkait dengan wacana pemerintah untuk larangan ekspor bauksit di 2023, secara prinsip kami mengikuti ketentuan dan peraturan pemerintah,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mempercepat upaya penghentian ekspor bauksit bersih atau washed bauxite (WBx) yang ditargetkan efektif pada Juni 2023.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan kementeriannya belakangan mendorong pengembangan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter dari pemegang izin usaha pertambangan (IUP) bauksit bersih dengan kadar di atas 42 persen paling lama sampai 10 Juni 2023.

“Bauksit kan sudah jelas regulasinya diizinkan sampai Juni 2023, tapi dikaitkan dengan kemajuan pembangunan smelter mereka, yang dilarang itu washed bauxite,” kata Ridwan saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (22/6/2022).

Selain itu, Ridwan menambahkan, produk aluminium hasil pengolahan bauksit masih akan tetap dapat diekspor kendati larangan ekspor bauksit bersih berlaku efektif pada pertengahan tahun depan.

“Kalau aluminium yang sudah diolah, iya masih bisa diekspor,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bauksit smelter MIND ID
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top