Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Perbedaan dari HGU, HGB, dan SHM?

Simak perbedaan defisini dan kegunaan dari Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Sertifikat Hak Milik (SHM).
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 31 Mei 2022  |  17:10 WIB
Apa Perbedaan dari HGU, HGB, dan SHM?
Warga menunjukkan sertifikat yang sudah diterima kepada Presiden Joko Widodo di Pendopo Sasana Adhi Praja, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/1/2019). - ANTARA/Irfan Anshori

Bisnis.com, JAKARTA – Jika Anda tertarik untuk memiliki lahan di Indonesia, Anda perlu mengetahui tiga status dalam kepemilikan atau sertifikat tanah, yakni Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Secara rincinya, HGU adalah Hak Guna Usaha, HGB adalah Hak Guna Bangunan dan SHM adalah Sertifikat Hak Milik.

Tentunya terdapat perbedaan antara HGU, HGB dan juga SHM. Dilansir dari berbagai sumber, berikut perbedaan yang dapat Anda perhatikan.

1.Hak Guna Usaha (HGU)

Hak Guna Usaha (HGU) adalah hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai oleh negara. Skala kepemilikan HGU sendiri dimulai dari 5 hektar dan biasanya hak untuk menguasai lahan tersebut paling lama 25 tahun.

Untuk luas HGU Sendiri, diketahui jika melebihi 25 hektar maka membutuhkan mekanisme untuk mendapatkannya. Kemudian, kelebihan dari HGU sendiri adalah dapat dijadikan sebagai jaminan utang, dengan dibebani hak tanggungan.

2. Hak Guna Bangunan (HGB) 

Hak Guna Bangunan adalah hak yang diberikan oleh pemerintah, atau hak untuk menggunakan lahan yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu selama 30 tahun. Untuk HGB sendiri, sang pemilik hanya memiliki hak atas bangunan. Tanahnya sendiri masih milik negara.

 

3. Sertifikat Hak Milik (SHM) 

Dibandingkan dengan HGU dan juga HGB, SHM memiliki jenjang yang lebih tinggi dan juga lebih terkuat. Dengan memiliki SHM, maka sang pemilik memiliki hak penuh atas lahan di sebuah kawasan, dengan luas yang tercantum di dalam surat. Waktunya sendiri tidak terbatas.

Jika Anda memiliki SHM, maka Anda dapat memberikan lahan kepada anak-anak atau cucu sesuai keinginan Anda sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sertifikat tanah sertifikat hak guna bangunan HAK GUNA USAHA
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top