Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Rumah Subsidi Naik 7 Persen, Permintaan di Jabodetabek Meningkat

Meskipun terdapat perubahan harga rumah komersil dan rumah subsidi hingga 7 persen, namun antusiasme permintaan properti terus meningkat.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 14 Mei 2022  |  14:56 WIB
Ilustrasi. Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan perumahan subdisi di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/1/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Ilustrasi. Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan perumahan subdisi di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/1/2022). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menaikkan harga rumah subsidi sebesar 7 persen pada tahun ini.

Kendati demikian, Ketua DPD (Real Estate Indonesia) REI DKI Jakarta, Arvin F Iskandar menjelaskan, meskipun terdapat perubahan harga rumah komersil dan rumah subsidi hingga 7 persen, namun antusiasme permintaan properti terus meningkat.

“Permintaan masyarakat untuk properti terutama di wilayah Jabodetabek masih terus meningkat,” kata Arvin dalam keterangannya, Sabtu (14/4/2022).

Kenaikan harga rumah tersebut terjadi di 2022 seiring dengan rencana pemerintah berdasarkan usulan Real Estate Indonesia (REI).  Potensi kenaikan harga rumah subsidi juga bisa terjadi mengingat aturan harga rumah komersil tidak jauh berbeda dengan subsidi.

“Hal tersebut disebabkan kenaikan harga bahan bangunan juga menjadi pemicu lonjakan harga rumah,” terang Arvin.

Di tengah pulihnya sektor properti, Arvin menyarankan agar perbankan diharap bisa lebih fleksibel demi mendorong penyaluran kredit perumahan, baik untuk pengembang ataupun konsumen, tentunya dengan menjamin selektivitas.

“Karena keluarga muda atau kaum milenial mendominasi pembelian rumah saat ini, dipastikan membeli melalui skema KPR,” imbuhnya.

Sebelumnya, melalui program IPEX Loyalty Member (ILM), Indonesia Property Expo mensurvei lebih dari 3.600 calon pembeli rumah dimana 78,9 persen adalah kaum milenial. 89,6 persen dari mereka mengatakan ingin membeli rumah pertama mereka untuk kebutuhan sendiri (first home buyers). 

Berdasarkan data ILM, terdapat lokasi properti yang menjadi favorit, yaitu Tangerang, Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, serta kawasan Bintaro, Serpong, dan sekitarnya. 

Sebagai informasi, tujuan dibentuknya ILM adalah untuk membantu masyarakat dengan cara mengedukasi dan menemani calon pembeli properti hingga menemukan hunian impian. Sebagai member ILM tentu memiliki benefit yang sangat menguntungkan. 

Beberapa layanan yang disediakan adalah bimbingan properti gratis hingga transaksi selama 1 tahun. Kemudian, promo khusus dalam pembelian properti dari pengembang yang sudah bekerjasama dengan Indonesia Properti selama pameran hybrid maupun online juga menjadi benefit bagi member ILM.

Member ILM juga mendapatkan keistimewaan pada saat berkunjung ke pameran Indonesia Properti Expo, yaitu akan dimanjakan dengan fasilitas IPEX Loyalty Member Lounge yang memungkinkan member dapat berkonsultasi, berkomunikasi, serta bertransaksi bersama pengembang dengan nyaman.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah rei penjualan properti rumah subsidi rei dki jakarta rumah bersubsidi ipex 2020
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top