Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pengalaman dari Amerika, Sri Mulyani: Pencucian Uang Bisa Ancam Nyawa Manusia

Sri Mulyani tindak pidana pencucian uang berkaitan dengan nyawa manusia karena uang yang disalahgunakan tersebut bisa dipakai untuk mendanai aksi teroris.
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan saat peluncuran progam penjaminan pemerintah kepada padat karya dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Bisnis
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan saat peluncuran progam penjaminan pemerintah kepada padat karya dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai bahwa upaya penanganan tindak pidana pencucian uang bukan hanya dapat menyelamatkan perekonomian dan finansial, tetapi bisa berkaitan dengan nyawa manusia. Kasus serangan teroris 9/11 menjadi cerminan pentingnya pencegahan pencucian uang.

Sri Mulyani menjadi pembicara utama di acara PPATK 3rd Legal Forum mengenai upaya penanganan pencucian uang di pajak karbon, Kamis (31/3/2022). Dia menjelaskan bahwa upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang harus terus berjalan, baik di dalam negeri maupun melalui koordinasi dengan negara lain.

Sri Mulyani membuka pembicaraannya dengan cerita semasa dia tinggal di Atlanta, Amerika Serikat. Keluarganya menjalani kehidupan sehari-hari seperti pada umumnya, mengantar anak pergi sekolah, bekerja, dan menikmati kota.

"Pagi itu tanggal 11 September 2001, waktu saya drop anak saya ke sekolah. Pulang, kami nyalakan tv, lalu terjadilah insiden atau serangan teroris di New York. Semenjak itu mengubah banyak sekali [pandangan saya terhadap pencucian uang]," ujar Sri Mulyani pada Kamis (31/3/2022).

Topik itu pun menjadi perhatian ketika Sri Mulyani pindah dari Atlanta ke Washigton DC, Amerika Serikat saat mendapatkan mandat sebagai Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF). Di lembaga itu, pembahasan anti-money laundring and financing of terrorism (AML-CFT) menjadi sangat penting dan terus berkembang.

Sri Mulyani kemudian menyatakan bahwa upaya pencegahan pencucian uang sangat penting karena menyangkut stabilitas dan bahkan keamanan. Oleh karena itu, dia mendukung PPATK dan seluruh pihak dalam memperkuat pencegahan pencucian uang di Indonesia.

"Ancaman kejahatan pencucian uang tidak hanya berimplikasi dari sisi sosial, ekonomi, dan finansial, tetapi sudah sampai mengancam jiwa manusia," ujar Sri Mulyani.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper