Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

China Eastern Airlines Jatuh, Pesawat Boeing 737-800 Dilarang Terbang?

Kemenhub memantau soal kelaikudaraan pesawat Boeing 737-800 sebagai dampak peristiwa pesawat China Eastern Airlines yang jatuh.
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan saat proses sterilisasi pada pesawat Lion Air Boeing 737-800 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan saat proses sterilisasi pada pesawat Lion Air Boeing 737-800 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih memantau perkembangan terkini soal kelaikudaraan pesawat tipe Boeing 737-800 usai kecelakaan yang dialami oleh China Eastern Airlines.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menuturkan hingga saat ini belum adanya informasi yang jelas untuk mengambil kebijakan pelarangan. Kementerian masih memonitor perkembangan situasi, hingga adanya informasi yang cukup dan jelas untuk mengambil kebijakan penyelenggaraan transportasi udara.

“Jadi saat ini yang kami lakukan adalah berkomunikasi intens dengan maskapai penerbangan khususnya domestik, serta pengawasan keselamatan operasi pesawat udara ditingkatkan secara ketat untuk memastikan kepatuhan operator terhadap regulasi keselamatan penerbangan,” ujarnya, Selasa (22/3/2022).

Sementara itu, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Dadun Kohar mengatakan upaya pengawasan tetap dilakukan oleh pemerintah terhadap kelaikudaraan pesawat yang diterbangkan oleh maskapai nasional.

“Namun terkait evaluasi kelaikudaraan belum ada komentar yang bisa disampaikan atas peristiwa China Eastern Airlines,” katanya.

Di sisi lain , Federation Aviation Administration atau FAA juga mengkonfirmasi telah laporan bahwa pesawat China Eastern Airlines Boeing 737-800 yang jatuh di China. Berdasarkan keterangan resminya yang dikutip, Selasa (22/3/2022), FAA siap membantu upaya investigasi jika diminta.

Sebagaimana diberitakan, satu pesawat China Eastern Airlines mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari ibu Kunming, Yunnan. Pesawat tengah menuju Guangzhou, yang berbatasan dengan Hong Kong.

Pesawat buatan Boeing bernomor MU5735 membawa 123 penumpang dan Sembilan awak itu jatuh di daerah perbukitan. Pesawat langsung meledak sesaat setelah menghantam perbukitan, dilaporkan tidak ada yang selamat dari kejadian nahas tersebut.

Adapun China Eastern Airlines menghentikan penerbangan seluruh armada Boeing 737-800 setelah terjadi kecelakaan tragis. Maskapai segera membekukan operasional 109 armada pesawat pasca kejadian tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper