Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gaet TNI, Kemendag Kirim Stok Minyak Goreng ke Indonesia Timur

Kementerian Perdagangan bersama dengan TNI AU akan mengirimkan stok minyak goreng ke sejumlah wilayah di Indonesia Timur.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 21 Februari 2022  |  15:50 WIB
Sejumlah warga membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar murah minyak goreng di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/12/2021).  - Antara Foto/Arif Firmansyah/nym.\r\n
Sejumlah warga membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar murah minyak goreng di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/12/2021). - Antara Foto/Arif Firmansyah/nym.\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan TNI AU untuk memperkuat stok minyak goreng ke sejumlah wilayah di Indonesia Timur.

Pada tahap awal, TNI AU akan mengirimkan 52.800 liter minyak goreng ke sejumlah wilayah di Papua seperti  Sorong, Merauke, dan Jayapura.

“Hari Senin dan Selasa akan ada pengiriman minyak goreng ke wilayah Indonesia Timur bekerjasama dengan TNI, khususnya TNI AU menggunakan pesawat angkut  Hercules  C-130. Upaya terobosan ini dilakukan untuk  memberi  rasa  tenteram masyarakat agar mendapatkan minyak goreng sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Menteri   Perdagangan Muhammad Lutfi, dikutip dari keterangan resminya, Senin (21/2/2022).

Seperti  diketahui, pemerintah telah menetapkan harga minyak goreng curah  Rp11.500/liter, kemasan sederhana Rp13.500/liter, dan kemasan premium Rp14.000/liter. Para pedagang baik di ritel modern maupun di pasar tradisional  harus menjual minyak goreng kepada konsumen sesuai ketentuan.

Mendagpun telah meminta sejumlah produsen minyak goreng membantu menyediakan stok minyak goreng kemasan  sederhana dan premium. Selanjutnya, minyak goreng akan dikirim oleh TNI AU ke berbagai wilayah sesuai sasaran di Indonesia Timur.

“Para produsen menyatakan sanggup menyediakan minyak goreng kemasan sederhana dan premium dari Surabaya dan Jakarta. Komitmen TNI AU membantu masyarakat dengan mengirimkan minyak goreng ke agen dan distributor di wilayah Indonesia Timur. Saya minta begitu minyak goreng sudah sampai, agen dan distributor bisa cepat memasok ke pasar tradisional sehingga  masyarakat langsung mendapatkan minyak goreng sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Mendag Lutfi.

Menurutnya, KPN Corporation telah menyediakan minyak goreng untuk tujuan ke Sorong sebanyak 1.100  karton  atau  13.200 liter dari Surabaya dengan penerima CV Papua Sejahtera Sorong.

Selain itu, produsen Wilmar menyiapkan minyak goreng ke Jayapura sebanyak 1.100 karton atau 13.200 liter dari Surabaya dengan penerima CV Momugu Jayapura, Jayapura  Selatan, Jayapura. Produsen Musim Mas juga menyediakan 1.100 karton atau 13.200 liter ke Merauke dari Surabaya dengan penerima CV Bamboo Retail, Jln. Raya Mandala, Merauke.

Sementara itu, Apical akan menyiapkan minyak goreng ke Sorong sebanyak 1.100 karton atau 13.200 liter dari Jakarta dengan penerima PT Rajawali Nusindo Cabang Sorong, di Sorong Kota. Sinergi  dengan  semua  pihak  terutama  TNI  AU  merupakan langkah nyata pemerintah mengatasi berbagai masalah minyak goreng saat ini.

“Apresiasi khusus saya berikan kepada TNI AU dan produsen minyak  gorengatas  kesediaannya bersama pemerintah mengatasi kekosongan minyak goreng yang masih ada di beberapa daerah, khususnya di Indonesia Timur. Saya yakin masalah ini akan segera selesai. Diperlukan kepedulian kita  semua untuk membantu rakyat agar mudah mendapatkan  bahan  pokok  dengan  harga terjangkau,” tambahnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag minyak goreng
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top