Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inflasi Awal Tahun Diproyeksi Capai 0,55 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2022 akan mengalami inflasi sebesar 0,55 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  13:30 WIB
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2022 akan mengalami inflasi sebesar 0,55 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).

Kenaikan inflasi tersebut tidak banyak berubah dari 0,57 persen mtm pada Desember 2021 dan lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi pada Januari 2021 sebesar 0,26 persen mtm.

“Hal ini terutama didorong oleh kenaikan harga pangan dan inflasi inti yang lebih tinggi, menunjukkan peningkatan permintaan di tengah meningkatnya mobilitas,” katanya, Senin (31/1/2022).

Sementara itu, inflasi secara tahunan diperkirakan akan menguat menjadi 2,17 persen (year-on-year/yoy) dari 1,87 persen yoy pada Desember 2021 dan 1,55 persen yoy pada Januari 2021.

Capaian inflasi tersebut sudah kembali berada dalam kisaran sasaran inflasi Bank Indonesia sebesar 2 hingga 4 persen.

Inflasi inti pun diperkirakan akan menguat menjadi 1,78 persen yoy, meningkat dari 1,56 persen yoy pada Desember 2021 dan Januari 2021.

Faisal memperkirakan, harga pangan berkontribusi paling besar terhadap inflasi pada Januari 2022.

“Harga pangan terpantau terus meningkat pada 22 Januari, berkontribusi sekitar 0,35 ppt,” jelasnya.

Faisal menjelaskan, untuk kelompok pengeluaran bahan makanan, kenaikan harga paling banyak terjadi pada daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng.

Di sisi lain, dia menilai kebijakan pemerintah untuk mensubsidi harga minyak goreng berhasil menahan kenaikan harga sampai taraf tertentu.

Sebelumnya, BI memperkirakan, inflasi pada Januari 2021 akan mencapai 0,53 persen mtm atau 2,15 persen yoy.

Menurut BI, tingkat inflasi pada tahun ini akan tetap terkendali pada kisaran 2 hingga 4 persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi harga pangan indeks harga konsumen
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top