Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif INA CBGs Bakal Naik, BPJS Kesehatan Khawatir Potensi Defisit

BPJS Kesehatan mengkhawatirkan rencana kenaikan tarif Indonesia Case Based Groups (INA CBGs) bakal membebani arus kas dana jaminan sosial ke depan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  14:32 WIB
Rumah Sakit Universitas Indonesia - Kemenkes RI
Rumah Sakit Universitas Indonesia - Kemenkes RI

Bisnis.com, JAKARTA — BPJS Kesehatan meminta kenaikan tarif  Indonesia Case Based Groups (INA CBGs) yang dibayarkan kepada rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan tidak membebani arus kas dana jaminan sosial ke depan.

Rencananya, Kementerian Kesehatan bakal menaikkan tarif tersebut  bersamaan dengan penerapan kelas rawat inap standar atau KRIS pada tahun ini. 

Direktur Perencanaan Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan Mahlil Ruby mengatakan lembaganya meminta Kemenkes untuk menaikan tarif INA CBGs itu secara selektif dan bertahap. Artinya, kenaikan tarif itu mesti menyasar pada pos pembiayaan yang paling rendah atau tidak dikenakan secara keseluruhan. 

“Jangan sampai BPJS Kesehatan jatuh defisit sehingga tidak mampu membayar fasilitas kesehatan dengan cadangan satu setengah bulan,” kata Mahlil saat Diskusi Panel Outlook JKN 2022, Kamis (20/1/2022). 

Mahlil beralasan masih banyak jenis tarif dalam INA CBGs belum dikelompokkan secara tepat. Dia berharap rencana untuk kenaikan besaran tarif itu dapat diterapkan secara selektif. 

“Selektif dulu karena kalau dinaikan secara keseluruhan bisa jadi pertimbangannya defisit, tapi kalau selektif dilihat yang paling sangat rendah sehingga bisa dinaikan di satu sisi kita ingin pelayanan yang bermutu,” tuturnya. 

Sebelumnya, Kemenkes masih mengkaji sejumlah pos tarif yang dapat mengalami kenaikan seiring dengan penambahan manfaat promotif dan preventif pada jaminan kesehatan nasional atau JKN berbasis kebutuhan dasar kesehatan (KDK). 

“Kenaikan tarif ada untuk tahun 2022, baik nanti tarif INA CBGs maupun dari sisi kapitasi tapi ini sedang dalam proses perhitungan,” kata Plt Kepala P2JK Kemenkes Yuli Farianti saat Diskusi Panel Outlook JKN 2022, Kamis (20/1/2022). 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes BPJS Kesehatan ina cbgs Iuran BPJS
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top