Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Evaluasi setelah Insiden Tabrakan LRT Jabodebek

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengevaluasi dan memperbaiki Standar Operasional Prosedur atau SOP guna mencegah terulangnya insiden tubrukan LRT Jabodebek.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Oktober 2021  |  17:12 WIB
Insiden tubrukan LRT Jabodetabek. - Istimewa
Insiden tubrukan LRT Jabodetabek. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengevaluasi dan memperbaiki Standar Operasional Prosedur atau SOP guna mencegah terulangnya insiden tubrukan LRT Jabodebek.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, insiden LRT Jabodebek pada saat melakukan uji coba pada 25 Oktober 2021 lalu menjadi pelajaran yang mahal dan menjadi momentum seluruh unsur terkait untuk melakukan evaluasi, serta memperbaiki tata kerja, baik dari aspek SDM maupun SOP.

Dari aspek SDM, Menhub juga menekankan perlunya semua pihak untuk meningkatkan kualitas SDM dan melakukan evaluasi kembali terkait proses rekrutmen hingga pelatihan.

“Kami harus menjaga kepercayaan masyarakat dan juga Presiden Joko Widodo yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk membangun infrastruktur karya anak bangsa yang menjadi salah satu proyek strategis nasional kebanggaan Indonesia,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (20/10/2021).

Dia menegaskan, keselamatan menjadi aspek utama dalam setiap pembangunan infrastruktur transportasi. Menhub juga mengatakan, setiap orang pekerja di sektor transportasi harus memiliki etos kerja yang mengutamakan keselamatan.

Hal tersebut disampaikan Menhub pada kegiatan Simulasi Perbaikan Prosedur Standar Operasi/Standard Operating Procedure (SOP) atau Tabletop Exercise SOP pelaksanaan uji coba LRT Jabodebek yang diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Sabtu (30/10/2021) di kantor Kemenhub, Jakarta.

Simulasi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi dan memperbaiki SOP guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi.

“Kelalaian yang disebabkan faktor manusia atau human error tidak akan terjadi kalau dalam melaksanakan pekerjaannya memiliki etos kerja yang mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat atau spirit pekerjaan di bidang transportasi adalah mengutamakan aspek keselamatan dalam melayani masyarakat. Artinya, etos kerja yang mengutamakan keselamatan harus dikerjakan.

Sementara itu, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, pihaknya telah melakukan analisis sementara terkait kejadian kecelakaan LRT Jabodebek pada saat PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka melakukan uji coba atau commissioning test.

Selain itu, pihaknya secara paralel bersama KNKT juga melakukan investigasi mengenai penyebab kecelakaan, serta melakukan evaluasi dan peningkatan kembali terhadap pelaksanaan SOP uji coba sarana tersebut sebagai langkah mitigasi risiko ke depan.

Dalam pelaksanaan Table Top Exercise tersebut, dilakukan sejumlah simulasi, yakni simulasi evakuasi sarana yang terdampak kecelakaan dan simulasi komunikasi untuk kegiatan pengujian dan langsiran sarana.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub knkt lrt jabodebek
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top