Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bahlil Enggan Bongkar Strategi Investasi, Takut Disabotase Negara Lain

Terkait dengan tax holiday, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah akan membuat kebijakan yang win-win, menguntungkan investor, pemerintah dan rakyat.
Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menuturkan pihaknya tengah meracik kebijakan untuk mengantikan tax holiday dalam memikat investasi di Tanah Air.

Namun, Bahlil menuturkan dirinya belum dapat membeberkan strategi kebijakannya saat ini.

"Belanda masih jauh. Ibarat bermain bola kita jangan sampaikan strategi kita kepada lawan nanti dia tiru," kata Bahlil dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

Saat ini, dia menambahkan semua negara tengah meracik kebijakan atau insentif apa untuk menarik investor masuk.

"Kita dalam meracik strategi apa jangan dulu diberitahu ke orang...Bahaya nanti kalau negara lain, negara tetangga tahu, nanti dia sabotase kita," paparnya.

Bahlil pun meyakinkan bahwa pemerintah akan membuat kebijakan yang win-win, menguntungkan investor, pemerintah dan rakyat.

Seperti diketahui, pemberlakuan tarif pajak perusahaan minimum global sebesar 15 persen pada 2023 akan berbenturan dengan insentif tax holiday. Dengan demikian, tax holiday akan sulit diterapkan. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper