Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bahlil Enggan Bongkar Strategi Investasi, Takut Disabotase Negara Lain

Terkait dengan tax holiday, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah akan membuat kebijakan yang win-win, menguntungkan investor, pemerintah dan rakyat.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  12:24 WIB
Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menuturkan pihaknya tengah meracik kebijakan untuk mengantikan tax holiday dalam memikat investasi di Tanah Air.

Namun, Bahlil menuturkan dirinya belum dapat membeberkan strategi kebijakannya saat ini.

"Belanda masih jauh. Ibarat bermain bola kita jangan sampaikan strategi kita kepada lawan nanti dia tiru," kata Bahlil dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

Saat ini, dia menambahkan semua negara tengah meracik kebijakan atau insentif apa untuk menarik investor masuk.

"Kita dalam meracik strategi apa jangan dulu diberitahu ke orang...Bahaya nanti kalau negara lain, negara tetangga tahu, nanti dia sabotase kita," paparnya.

Bahlil pun meyakinkan bahwa pemerintah akan membuat kebijakan yang win-win, menguntungkan investor, pemerintah dan rakyat.

Seperti diketahui, pemberlakuan tarif pajak perusahaan minimum global sebesar 15 persen pada 2023 akan berbenturan dengan insentif tax holiday. Dengan demikian, tax holiday akan sulit diterapkan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi tax holiday
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top