Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IATA Prediksi Kerugian Industri Penerbangan 2022 Tidak Separah Tahun Ini

Asosiasi Transportasi Udara Internasiona (IATA) yang beranggotakan 300 maskapai dan mengoperasikan 80 persen lalu lintas udara, memprediksi kerugian tahun ini lebih parah, mencapai US$51,8 miliar. Adapun proyeksi pada April mencapai US$47,7 miliar.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 05 Oktober 2021  |  12:08 WIB
Pesawat milik American Airlines Group Inc. diparkir di bandara O'Hare International Airport (ORD) di Chicago, Illinois, AS -  Bloomberg / Patrick T. Fallon
Pesawat milik American Airlines Group Inc. diparkir di bandara O'Hare International Airport (ORD) di Chicago, Illinois, AS - Bloomberg / Patrick T. Fallon

Bisnis.com, JAKARTA - Industri aviasi global diprediksi akan merugi hingga US$12 miliar pada tahun depan, lebih kecil dari kerugian pada tahun ini hingga 78 persen seiring dengan pemulihan bisnis dari pandemi Covid-19.

Asosiasi Transportasi Udara Internasiona (IATA) yang beranggotakan 300 maskapai dan mengoperasikan 80 persen lalu lintas udara, memprediksi kerugian tahun ini lebih parah, mencapai US$51,8 miliar. Adapun proyeksi pada April mencapai US$47,7 miliar.

Sementara itu, kerugian bersih pada 2020 juga lebih besar dari perkiraan yakni US$200 miliar dari prediksi awal US$126,4 miliar.

“Kami tengah melewati titik krisis terparah. Pada saat masalah serius masih tetap ada, jalan menuju pemulihan semakin terlihat," kata Dirjen IATA Willie Walsh saat pertemuan tahunan di Boston, seperti dikutip dari CNBC pada Senin (4/10/2021).

IATA memprediksi industri penerbangan akan kembali meraih untuk pada 2023 yang juga diikuti dengan jumlah penumpang yang akan naik hingga 3,4 miliar orang pada tahun depan dari 2,3 miliar pada tahun ini.

Hal ini akan didukung dari pencabutan pembatasan perjalanan internasional. Namun, bagi negara yang kurang dalam menerapkan protokol kesehatan seperti kurangnya pengujian, pembatasan usia bagi penumpang, dan validasi vaksinasi.

Administrasi Biden pada bulan lalu mengatakan akan mencabut larangan kedatangan pengunjung internasional karena pandemi. Namun, belum dapat dipastikan tanggal pemberlakuannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri penerbangan iata maskapai penerbangan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top