Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anteraja Siap Tambah Kurir, Antisipasi Pengiriman saat PPKM Darurat

Anteraja bakal menambah jumlah kurir saat pelaksanaan PPKM Darurat untuk mengantisipasi kenaikan volume pengiriman barang konsumen dan medis.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  16:47 WIB
Ilustrasi jasa kurir
Ilustrasi jasa kurir

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan jasa kurir, Anteraja, kembali memperkirakan adanya pertumbuhan volume pengiriman selama periode Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari barang konsumen dan medis.

CEO Anteraja Suyanto Tjoeng menuturkan pertumbuhan volume pengiriman selama periode PPKM darurat ini masih dalam penghitungan. Namun, lanjutnya, jika dilihat secara tahunan atau year on year hingga semester I/2021 ini pengiriman Anteraja mengalami pertumbuhan lebih dari 100 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Tercatat hingga semester I/2021 Anteraja mencatatkan rata-rata pengiriman per hari mencapai 500.000 paket.

“Seperti yang kita tahu, PPKM darurat baru dimulai awal bulan ini. Jika dilihat dari volume pengiriman harian tentu ada peningkatan karena masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sehingga transaksi melalui e-commerce, social commerce mengalami peningkatan yang signifikan,” ujarnya, Senin (12/7/2021).

Menurutnya dengan adanya penetapan PPKM ini membuat masyarakat cenderung berbelanja melalui e-commerce atau marketplace, dan juga social commerce yang membuat bisnis logistik bertumbuh sangat signifikan Dia memerinci untuk jenis paket yang mendominasi selama pengetatan PPKM ini adalah barang-barang kebutuhan pokok, termasuk produk-produk dari FMCG, alat kesehatan, dan juga obat-obatan.

“Menghadapi kondisi ini, kami sudah menyiapkan kurir sampai sekitar 19.000 orang untuk melayani pengiriman kebutuhan masyarakat di tengah adanya PPKM ini,” imbuhnya.

Selama PPKM ini pun, perusahaan juga mesti menjaga Service Level Agreement (SLA) dengan berupaya untuk mengantarkan barang tepat waktu sesuai dengan jenis layanan yang dipilih oleh pembeli. Diantaranya layanan same day, next day, dan reguler.

Meskipun, kata dia, dalam beberapa kondisi terkadang terdapat faktor-faktor eksternal yang menyebabkan penundaan pengiriman. Namun Anteraja berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik pagi para customer dengan memberikan layanan sesuai dengan SLA yang ada.

Saat ini Anteraja tengah mengembangkan inisiatif e-fulfillment yaitu sharing warehouse untuk para penjual dari e-commerce dan juga para pelaku UKM agar lebih mudah dan efisien dalam melakukan penitipan dan pengiriman barang kepada pembeli.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik PPKM Darurat
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top