Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menko Airlangga Dorong Pembangunan Green Economy, Ini Strateginya!

Pemerintah akan mengutamakan pembangunan rendah karbon di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - Youtube Sekretariat Presiden RI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - Youtube Sekretariat Presiden RI

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mendorong upaya untuk mempercepat kemajuan pembangunan dan peningkatan energi terbarukan di Indonesia.

Untuk mencapai target yang tertuang dalam Nationally Determined Contributions (NDC), diperlukan transfer teknologi dan inventasi guna mendorong transisi dari penggunaan bahan bakar fosil ke penggunaan energi terbarukan.

Adapun, komitmen Indonesia dalam agenda pengendalian perubahan iklim sesuai NDC adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca 29 persen dengan sumber daya nasional, dan pengurangan emisi hingga 41 persen dengan dukungan internasional pada 2030.

Oleh karena itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia mengapresiasi inisiatif Natural Capital Carbon Communities Superpower dalam Tri Hita Karana Climate Forum, Kamis (24/6/2021). Sejalan dengan hal tersebut, dia juga menyebut pemerintah akan mengutamakan pembangunan rendah karbon di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN).

Untuk mendukung inisiatif tersebut, Airlangga mengatakan Indonesia telah dan melakukan sejumlah hal. Pertama, dia mengatakan Indonesia telah mereformasi iklim investasi secara signifikan dengan mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja.

Selain memberikan lebih banyak kemudahan bagi investor dan mitra pembangunan, dia mengklaim UU Ciptaker juga mengatur pembangunan yang tetap memerhatikan lingkungan.

Kedua, Airlangga menyebut pemerintah berencana untuk meluncurkan pusat keunggulan dalam teknologi atau Centre of Future Knowledge, bertepatan dengan Presidensi G20 Indonesia di 2022.

Pasalnya, dia mengatakan perubahan teknologi dalam kewirausahaan dan inovasi dalam sektor keuangan dilihat sebagai kunci untuk mengubah jalur pembangunan menjadi green economy.

Pusat teknologi tersebut merupakan platform untuk inovasi dan transfer teknologi dengan kolaborasi global. Airlangga lalu mengajak sektor swasta untuk mendukung inovasi teknologi karena melalui kewirausahaan sektor swasta dapat melakukan perubahan besar yang diperlukan.

“The Centre of Future Knowledge yang hijau dan berpihak pada energi terbarukan ini akan mendukung penciptaan nilai untuk dunia bisnis yang lebih baik. Pusat teknologi ini akan fokus pada peran alih teknologi, riset dan pengembangan oleh investasi swasta dengan akademisi dan penelitian global terkemuka dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan di Indonesia,” tutur Airlangga seperti yang dikutip Bisnis dari siaran pers, Kamis (24/6/2021).

Ketiga, selaras dengan peluncuran Tri Hita Karana Roadmap tentang Blended Finance yang telah dikembangkan oleh komunitas global dengan panduan dari Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), Airlangga menyebut pemerintah akan mendirikan Global Blended Finance Institute secara multilateral di Bali.

Global Blended Finance Institute akan berperan dalam menarik pendanaan untuk mengembangkan proyek dekarbonisasi berkualitas tinggi. Selain itu, institut ini berperan untuk mengurangi risiko penyandang dana dan investor swasta, dengan pengembangan kapasitas pada persiapan proyek dan prinsip-prinsip keuangan campuran pada praktik yang baik.

“Forum ini memiliki diskusi yang sangat bernilai dan saya menyambut baik paparan yang disampaikan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Amerika Serikat, Tri Hita Karana dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya forum ini,” pungkas Airlangga.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper