Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

April, Harga Rumah di Inggris Naik pada Laju Tercepat dalam 7 Bulan

Perpanjangan penghapusan biaya materai serta prospek ekonomi yang cerah mendorong kenaikan harga rumah di Inggris pada laju tercep;at selaama 7 bulan terakhir.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  15:51 WIB
Pelangi menghiasi langit di atas perumahan di London, Inggris, dalam foto file 9 April 2016./Reuters - Russell Boyce
Pelangi menghiasi langit di atas perumahan di London, Inggris, dalam foto file 9 April 2016./Reuters - Russell Boyce

Bisnis.com, JAKARTA – Harga rumah Inggris naik pada laju tercepat dalam 7 bulan pada April 2021, didukung oleh perpanjangan pemotongan pajak atas pembelian properti dan prospek ekonomi yang cerah.

Pemberi pinjaman hipotek Halifax pada Senin (10/5/2021) mengatakan nilai pada April naik 1,4 persen dari Maret yang naik 1,1 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kenaikan itu, terbesar sejak September tahun lalu, membuat harga 8,2 persen lebih tinggi daripada tahun sebelumnya pada rekor 258.204 pound.

Angka-angka tersebut menunjukkan pasar perumahan menikmati kebangkitan setelah kehilangan momentum sekitar awal tahun menyusul 2020 yang luar biasa.

Nationwide Building Society mengatakan bulan lalu bahwa harga rumah naik 2,1 persen pada April, laju bulanan tercepat selama 17 tahun.

Banyak orang ingin menyelesaikan kesepakatan properti sebelum akhir Juni setelah Menteri Keuangan Rishi Sunak bulan lalu memperpanjang peniadaan biaya materai yang menghemat dana pembeli 15.000 pound.

Namun, fundamental yang menopang pasar perumahan juga memang membaik, dengan pemulihan ekonomi yang kuat karena pembatasan untuk melawan pandemi virus corona dihapus sama sekali selama beberapa pekan ke depan.

Dalam penilaian optimis pekan lalu, Bank of England mengatakan output ekonomi kemungkinan kembali ke tingkat pra-pandemi pada akhir 2021 dan memperkirakan pengangguran mencapai puncaknya hanya sedikit di atas tingkat saat ini, berkat program dukungan upah pemerintah untuk karyawan yang cuti.

"Penghapusan bea materai terus menambah dorongan ke pasar yang sangat aktif, memperbesar kekurangan rumah yang tersedia saat ini karena pembeli bertujuan untuk mengambil keuntungan dari skema pemerintah," kata Russell Galley, Direktur Pelaksana di Halifax.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan

Sumber : Bloomberg

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top