Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahli Perminyakan Bakal Dukung Target Lifting 1 Juta Barel Per Hari

Diperlukan inovasi, optimasi biaya operasi dan pengembangan lapangan, serta persiapan yang matang untuk mencapai target 1 juta barel per hari.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 07 April 2021  |  06:44 WIB
Platform migas lepas pantai. Istimewa - SKK Migas
Platform migas lepas pantai. Istimewa - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — Para ahli perminyakan yang tergabung dalam Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia menyatakan dukungannya terhadap target pemerintah untuk target produksi minyak siap jual 1 juta barel per hari dan produksi gas 12 miliar kaki kubik per hari.

Ketua ITAMI John Hisar Simamora mengatakan bahwa untuk merealisasikan target itu perlu inovasi, optimasi biaya operasi dan pengembangan lapangan, serta persiapan yang matang mengingat kondisi lapangan-lapangan migas di Indonesia yang terhitung sudah uzur dan kompleks.

Kompleksitas tersebut, katanya, perlu dijawab dengan sumber daya manusia yang kompetensinya juga akan siap untuk menghadapi transisi energi dan mencapai ketahanan energi nasional.

“Oleh karena itu, IATMI mengadakan acara International Virtual Conference 2021 untuk mendukung pemerintah mewujudkan target produksi satu juta bph [barel per hari] minyak dan 12 Bcfd [billion cubic feet per day] gas, serta mempersiapkan diri untuk transisi energi,” katanya seperti dikutip dalam keterangan resminya, Selasa (6/4/2021).

Melalui pertemuan itu, kata John, nantinya diharapkan pandangan-pandangan baru dari berbagai kalangan seperti pemerintah, praktisi industri migas, serta akademisi yang akan dibagi menjadi empat sesi pertemuan.

Diskusi akan dimulai dengan membahas tentang kebutuhan energi Indonesia yang terus meningkat dan upaya untuk merealisasikan target produksi migas nasional 1 juta bph dan 12 Bcfd gas pada 2030.

Pada diskusi kedua, akan dibahas tentang lapangan migas di Indonesia yang didominasi oleh lapangan-lapangan yang sudah tua dan produksinya menurun secara alamiah.

Diskusi ketiga akan mendiskusikan tentang tantangan industri migas yang kompleks membutuhkan tenaga manusia yang berkualitas. Untuk itu perlu metode yang tepat untuk mempersiapkan sumber daya manusia di dunia migas serta untuk mempertahankan dan menarik potensi terbaik untuk bekerja di dunia migas.

Sementara itu dalam diskusi terakhir dibicarakan tentang transisi energi yang sedang berlangsung. Pada sesi ini akan dibahas outlook energy masa depan, bagaimana perusahaan migas akan berevolusi dan apa yang harus dipersiapkan oleh para pelaku industri migas.

“Kami berharap dengan datangnya peserta dari berbagai latar belakang, dapat terbentuk diskusi untuk menjawab keingintahuanf dari berbagai sudut pandang,” ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produksi minyak
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top