Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Airlangga: Insentif Kendaraan dan Perumahan Dorong Ekonomi 1 Persen

Dengan stimulus, pemerintah melakukan pembiayaan sekitar Rp350 triliun untuk otomotif dan Rp900 triliun properti. Harapannya, ini bisa mengembalikan konsumsi masyarakat di sektor tersebut dan mendorong ekonomi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  20:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto / Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa insentif yang diberikan pemerintah untuk kendaraan bermotor dan perumahan demi mendorong konsumsi di sektor tersebut.

“Dari sektor otomotif, yang ingin dicapai agar utilisasi dan penjualan mobil kembali ke level 1 juta. Tentu kalau kembali ke 1 juta, maka industri ini menarik untuk juga bisa melakukan ekspor secara bersaing,” katanya melalui konferensi pers virtual, Senin (1/3/2021).

Stimulus untuk properti pun sama. Pemerintah ingin mengembalikan penjualan seperti semula, dimana tahun lalu turun 21 persen. Dampak terbesar terjadi pada rumah besar yang turun 37 persen.

Di sisi lain harganya terus naik 1,43 persen. Pertumbuhan harga tertinggi terjadi pada rumah tipe kecil dengan kenaikan sebesar 1,87 persen.

Dengan stimulus tersebut, pemerintah melakukan pembiayaan sekitar Rp350 triliun untuk otomotif dan Rp900 triliun properti. Harapannya, ini bisa mengembalikan konsumsi masyarakat di sektor tersebut.

“Secara langsung bisa menambahkan pertumbuhan ekonomi antara 0,9 persem sampai 1 persen dengan multiplier efeknya,” jelasnya.

Hal tersebut, terang Airlangga tidak lepas dari keyakinan masyarakat atas kemampuan pemerintah dalam menangani Covid-19.

“Sehingga kita berharap ini berjalan beriringan. Pemerintah proyeksikan pertumbuhan ekonomi yang dijaga masih di kisaran 4,5 persen sampai 5,5 persen,” ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti otomotif airlangga hartarto
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top