Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resya Cake and Bakery Beradaptasi di Masa Pandemi

Adaptif dan inovatif menjadi kunci pelaku bisnis, termasuk yang berskala kecil, untuk tetap eksis dan berkembang di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah Resya Cake and Bakery dari Batu Kajang, Kalimantan Timur, yang telah berdiri sejak 2016.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  14:34 WIB
UMKM Pangan Resya Cake & Bakery. Omzet penjualan online melampaui besaran pendapatan yang diperoleh dari gerai luring.  - YDBA
UMKM Pangan Resya Cake & Bakery. Omzet penjualan online melampaui besaran pendapatan yang diperoleh dari gerai luring. - YDBA

Bisnis.com, JAKARTA - Adaptif dan inovatif menjadi kunci pelaku bisnis, termasuk yang berskala kecil, untuk tetap eksis dan berkembang di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah Resya Cake and Bakery dari Batu Kajang, Kalimantan Timur, yang telah berdiri sejak 2016.

Rusliana, pemilik usaha Resya Cake and Bakery, mengaku terus mengeluarkan ide untuk melakukan inovasi agar bisnisnya dapat bersaing dengan pebisnis lain. Saat ini, Resya Cake and Bakery telah memiliki 80 varian produk.

"Saya optimalkan pasar online, termasuk memanfaatkan media sosial untuk mendukung pemasaran," kata Rusliana pada acara Jelajah Virtual UMKM yang diselenggarakan YDBA, Kamis (28/1/2021).

Pemasaran online diakuinya sangat membantu di masa pandemi Covid-19. Dia mengatakan 2020 menjadi tahun yang cukup sulit, meski pada akhirnya bisa bangkit. Pada periode April hingga Agustus, Rusliana mengalami penurunan omzet hingga 60 persen.

Selain menggunakan pemasaran daring, Rusliana mulai melirik kebutuhan pasar hingga akhirnya wanita berhijab ini mengeluarkan produk baru, yaitu soes kering yang penjualannya lebih tinggi dari produk lainnya.

Penurunan omzet perlahan melandai hingga akhirnya pendapatan yang Rusliana hasilkan kembali seperti sedia kala.

Hal tersebut, menurutnya, juga berkat dukungan LPB Pama Daya Taka yang secara intens memberikan program pembinaan kepada Resya Cake & Bakery, seperti pelatihan mentalitas dasar serta kewirausahaan, pelatihan pembuatan olahan makanan tradisional, serta pelatihan pembukuan sederhana.

Pelatihan-pelatihan yang didapat tersebut sangat mendukung dan meyakinkan Rusliana untuk terus melakukan inovasi agar bisnisnya tetap bertahan.

Saat ini, Resya Cake and Bakery telah memiliki 80 varian produk, berupa kue basah, kue kering hingga kue ulang tahun. Rusliana penjualannya melalui gerai pribadinya di Batu Kajang dan gerai milik PT Pamapersada Nusantara di Mamere dan Balikpapan.

Resya Cake and Bakery juga memasarkan produknya melalui pasar online. Belakangan, omzet dari penjualan online melampaui besaran pendapatan yang diperoleh dari gerai luring.

Hal ini lantaran masyarakat cenderung mengurangi aktivitas di luar rumah, dan menjaga jarak fisik. Sementara tren belanja online semakin berkembang.

Adaptasi rupanya menambah rejeki.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri pangan ydba astra
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top