Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UMKM La’ang Balangan : Gula Aren Penguat Imun Tubuh

Desa Bihara Hilirdi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, merupakan desa penghasil nira. Sejak 2010, masyarakat memproduksi gula merah batangan, namun karena harga gula merah jatuh hingga Rp4000 per kilogram, maka masyarakat mencoba untuk membuat cetakan kecil untuk menyikapi harga yang ternyata malah lebih laku di pasaran.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  18:08 WIB
Keenam produk La'ang Ba'langan dijual dengan harga yang cukupter jangkau, mulai dari Rp15.000 hingga Rp 30.000 per 200 gram.  - IG
Keenam produk La'ang Ba'langan dijual dengan harga yang cukupter jangkau, mulai dari Rp15.000 hingga Rp 30.000 per 200 gram. - IG

Bisnis.com, JAKARTA - Bihara Hilirdi di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, merupakan desa penghasil nira. Sejak 2010, warganya memproduksi gula merah batangan. Inovasi tidak henti membuat produk pangan tetap eksis dan berkembang, bahkan di masa pandemi.

Tantangan pertama yang dihadapi produsen di desa ini ialah harga gula merah jatuh yang jatuh hingga ke level Rp4.000 per kilogram. Untuk menyiasatinya, mereka membuat produk dengan cetakan kecil. Ternyata, bentuk yang kecil malah lebih laku di pasaran.

Pada 2013, Pemerintah Kabupaten Balangan meminta PT Pamapersada Nusantara di distrik Adaro untuk membantu program pemberdayaan UMKM Gula Semut, tepatnya di Kelompok Harum Manis yang beranggotakan 20 orang dengan Ketua Rinawati.

Pada 2018, PT Pamapersada Nusantara dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) membentuk Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Banua Lima yang turut membina dan mendampingi dalam produksi dan pengolahan gula semut.

Inovasi berikutnya melahirkan gula semut dengan merek La’ang Ba’langan, Artinya Gula Aren dari Balangan. Saat ini produk La’ang Ba’langan memiliki enam varian rasa, yakni gula semut original, gula semut jahe, gula semut kunyit sirih, gula semut kunyit jeruk nipis, gula semut temu lawak, dan gula semut kunyit asam.

"Semua varian menggunakan  bahan dasar air nira dari pohon aren yang dicampur dengan berbagai bahan sebagai penambah rasa, seperti jahe merah, temulawak, kunyi, atau jeruk nipis," ujar Rinawati pada acara Jelajah Virtual UMKM YDBA, Jumat (22/1/2021).

Dia menjelaskan, dari air nira menjadi gula semut pun harus melalui proses mulai dari penyadapan air nira, penyaringan air nira, pemasakan air nira, pendinginan gula aren, hingga penghalusan aren menjadi gula semut.

Keenam produk La’ang Ba’langan dijual dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp15.000 hingga Rp 30.000 per 200 gram.

Saat ini sudah dipasarkan di berbagai daerah seperti di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Yogyakarta, dan Jakarta. Jakarta. Produk ini juga sudah masuk ke pasar online yang omzetnya mendominasi dari bisnis yang dijalankannya.

Gula Semut La’ang Ba’langan sangat cocok untuk masyarakat umum yang peduliakan kesehatan. Hal ini dikarenakan produk ini terbuat dari gula aren murni tanpa tambahan gula putih.

Proses pembuatannya juga dengan cara tradisional supaya dapat mempertahankan kualitas gula semut. Campuran gula aren dengan rempah-rempah, seperti jahe merah pun juga dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Gula semut ini dapat dinikmati dengan cara diseduh dengan air hangat dan bisa dikombinasikan dengan susu, krimmer, atau santan supaya lebih nikmat.

Seduhan La’ang Ba’langan juga bisa disajikan sebagai minuman dingin dengan menambahkan es secukupnya.

Mengenai UMKM La’ang Balangan

Nama Pemilik: Rinawati
Bidang Usaha: Kuliner
Lokasi Usaha: Desa Bihara Hilir RT 01 Kecamatan Awayan,Kabupaten Balangan
Akun Sosial Media: IG @gulasemut_aren
Mulai Usaha: 2013
Binaan: LPB Pama Banua Lima
Dibina Tahun: 2018
Asset : Oven, sealer, mesin pemeras rempah, mesin penepung, blender   
Jumlah Pekerja: 3 orang
Status Tempat Usaha: BUMDES
Luas Tempat Usaha: 9 x 12
Penguasaan Teknologi: manual & semimekanis
Pelatihan di LPB :
1. Pelatihan Basic Mentality dan Kewirausahaan (2018)
2. Pelatihan Branding Packaging (2018)
3. Pelatihan Pembukuan Sederhana (2019)
4. Benchmark ke KUBE Mitra Mandala di Banten (2019)
5. Pelatihan 5R (2019)
6. Pelatihan Pembuatan Gula Semut Berbasis SNI (2020)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula produksi pangan industri pangan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top