Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intip Persiapan Batik Air agar Bisa Laik Terbang saat Pandemi

Batik Air memaparkan persiapannya agar bisa laik terbang dan beroperasi dengan tetap memenuhi protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  09:42 WIB
Pesawat Batik Air - Airline Empires
Pesawat Batik Air - Airline Empires

Bisnis.com, JAKARTA - Batik Air, anggota dari Lion Air Group, memaparkan sejumlah persiapan operasional penerbangan yang dilakukan agar tetap laik beroperasi dan terbang dengan tetap memenuhi protokol kesehatan.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjalankan tindakan preventif menurut protokol kesehatan terutama berkaitan sisi kesehatan serta kepentingan manusia (human interest) yang mencakup karyawan/staf dan calon penumpang.

"Untuk persiapan operasional penerbangan, kami tetap melakukan pengecekan kesehatan kepada pilot, awak kabin dan teknisi. Pemeriksaan kesehatan sebelum penerbangan [pre-flight health check] sangat penting untuk menentukan kondisi sehat serta laik terbang [airworthy for flight], agar keselamatan dan keamanan penumpang selama dalam penerbangan terjamin," kata Danang dalam siaran pers yang dikutip, Senin (18/1/2021).

Dia menambahkan kegiatan sterilisasi dan kebersihan pesawat terus dilakukan serta ditingkatkan. Proses pembersihan pesawat terdiri dari Aircraft Interior Exterior Cleaning (AIEC), terdiri dari Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).

Selain itu, kata dia, Pengerjaan menyeluruh bagian pesawat, antara lain badan pesawat (fuselage) eksterior, ruang kemudi (cokpit), dapur (galley), bagasi kabin (compartement), dinding kabin, kursi awak pesawat dan penumpang, penggantian penutup sandaran kepala (head cover) di kursi, area kargo (bagian bawah pesawat), pintu dan jendela pesawat, karpet antai kabin, serta tangga menuju pesawat dan lainnya.

Danang menuturkan pada 2013 maskapai hanya mengoperasikan satu Boeing 737-900ER, kini kekuatan Batik Air didukung pesawat berteknologi modern terdiri dari 44 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi), 25 Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) serta satu Airbus 320-200NEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi).

Menurutnya, dengan pengoperasian pesawat generasi terbaru diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman para tamu ketika in-flight di kelas premium services airlines serta diharapkan bisa menambah tingkat kepercayaan dan loyalitas dari para tamu kepada Batik Air.

Sejauh ini, kata dia, Batik Air melayani konektivitas terjangkau dan mempunyai frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 180 per hari dengan rata-rata tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) 92,63 persen.

Batik Air telah memperoleh sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) dari International Air Transport Association (IATA) untuk ketiga kalinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top