Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Efek PPKM, Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Sulit Rebound

Menurutnya, mobilitas masyarakat yang masih rendah ini akan memicu konsumen untuk menahan belanja, yang seharusnya sudah mulai mengalami peningkatan pada awal tahun ini.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  16:09 WIB
Petugas Satpol PP Kota Semarang menutup tempat usaha yang melanggar ketentuan PPKM, Rabu (13/1/2021). JIBI - Bisnis/ Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Petugas Satpol PP Kota Semarang menutup tempat usaha yang melanggar ketentuan PPKM, Rabu (13/1/2021). JIBI - Bisnis/ Muhammad Faisal Nur Ikhsan

Bisnis.com, JAKARTA - Konsumsi masyarakat diperkirakan belum akan meningkat meski program vaksinasi telah mulai bergulir pada awal 2021.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan hal ini dipicu oleh mobilitas masyarakat yang rendah sejalan dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali.

Menurutnya, mobilitas masyarakat yang masih rendah ini akan memicu konsumen untuk menahan belanja, yang seharusnya sudah mulai mengalami peningkatan pada awal tahun ini.

"[PKMM] ini menunda lagi masyarakat yang tadinya pada Desember 2020 sudah ada pergerakan yang hampir kembali ke titik baseline atau positif, tapi ada PPKM dan virus baru menjadi tantangan di 2021," katanya dalam video conference, Senin (18/1/2021).

Bhima menjelaskan perlambatan konsumsi dikarenakan masyarakat kelas menengah ke atas masih menahan belanja. Kelas masyarakat ini hanya berjumlah 20 persen dari total populasi, namun konsumsinya hampir mencapai 50 persen dari total konsumsi masyarakat Indonesia.

"Kalau dilihat dari tipe konsumen sebenarnya yang membuat ekonomi sedikit macet adalah karena kelas paling atas yang paling khawatir terhadap pandemi, mereka juga melek terhadap informasi sehingga bereaksi menempatkan dana di bank," katanya.

Namun demikian, Bhima mengatakan di tengah penurunan konsumsi, sebagian besar masyarakat yang harus tinggal dan bekerja di rumah akibat pandemi Covid-19 masih melakukan transaksi secara digital.

Hal ini tercermin dari data WeAreSocial pada Juli 2020, yang menunjukkan bahwa transaksi e-commerce di Indonesia selama pandemi Covid-19 meningkat sebesar 30 persen, lebih tinggi dari rata-rata dunia yang tumbuh sebesar 18 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konsumsi rumah tangga PPKM
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top