Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Serapan Biodiesel Tahun Lalu Tidak Mencapai Target

Realisasi serapan biodiesel pada tahun lalu berdampak pada penghemmatan devisa sebesar US$2,66 miliar atau sekitar Rp38,31 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  17:56 WIB
Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat serapan biodiesel yang lebih rendah pada tahun lalu dari alokasi yang ditetapkan.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana mengungkapkan bahwa realisasi pemanfaatan biodiesel untuk domestik pada 2020 sebesar 8,46 juta kiloliter (kl).

"Selisih 1,1 juta kl bukan karena biodiesel tidak bisa disediakan, bukan karena tidak bisa lakukan campuran, [melainkan] karena konsumsi turun kan," katanya dalam paparannya, Kamis (14/1/2021).

Realisasi itu tercatat lebih rendah sekitar 1,1 juta kl dari target alokasi pada 2020 sebesar 9,55 juta kl. Namun, jika dibandingkan dengan realisasi 2019 terjadi peningkatan sekitar 2,07 juta kl yakni 6,39 juta kl.

Dadan menjelaskan terjadi penurunan penyerapan biodiesel pada 2020 akibat pandemi Covid-19 sebesar 12 persen dari alokasi 2020 sesuai dengan penurunan konsumsi solar.

Berdasarkan data Kementerian ESDM per 30 Desember 2020, total volume purchase order (PO) dari badan usaha bahan bakar nabati (BU BBN) adalah sebesar 9,33 juta kl, tapi yang total volume yang direalisasikan sebesar 8,4 juta kl atau 90 persen terhadap PO.

Dadan mengungkapkan bahwa dari realisasi serapan biodiesel pada tahun lalu berdampak pada penghemmatan devisa sebesar US$2,66 miliar atau sekitar Rp38,31 triliun.

"Sebenarnya targetnya [peningkatan volume dari 2019] hampir 3 juta kl atau total 9 juta kl, tapi kebutuhan BBM berkurang di masa pandemi," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi terbarukan Biodiesel
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top