Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PMI Desember 2020 Meningkat, Kadin : Kami Tidak Kaget

Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyatakan pertumbuhan angka Purchasing Manager's Index (PMI) pada Desember 2020 salah satunya disebabkan oleh pemotongan hari libur Natal dan tahun baru (nataru) oleh pemerintah.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  21:45 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani (kiri), berdiskusi dengan Wakil Ketua Bidang Perindustrian Kadin Johnny Darmawan di sela-sela Public Policy Discussion, di Jakarta, Rabu (21/6). - JIBI/Dwi Prasetya
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani (kiri), berdiskusi dengan Wakil Ketua Bidang Perindustrian Kadin Johnny Darmawan di sela-sela Public Policy Discussion, di Jakarta, Rabu (21/6). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyatakan pertumbuhan angka Purchasing Manager's Index (PMI) pada Desember 2020 salah satunya disebabkan oleh pemotongan hari libur Natal dan tahun baru (nataru) oleh pemerintah.

Wakil Ketua Bidang Perindustrian Kadin Johnny Darmawan mengatakan pemotongan liburan tersebut menyebabkan terjadinya transaksi di kota-kota besar. Alhasil, pelaku industri harus meningkatkan kapasitas produksinya secara cepat.

"Liburan dibatalkan 3 hari, sehingga hari [kerja] makin panjang. Produksi meningkat untuk mengejar akhir tahun mengingat [volume produksi] jauh tertinggal karena April-Mei [berhenti]," katanya kepada Bisnis, Senin (4/1/2021).

Jhonny menilai dipotongnya liburan Nataru membuat masyarakat membatalkan liburan ke luar negeri. Alhasil, transaksi yang seharusnya terjadi di luar negeri beralih ke pasar domestik.

Selain itu, Jhonny berpendapat daya beli sebagian konsumen per Desember 2020 meningkat karena mendapatkan tunjangan akhir tahun. "Sedikit-sedikitnya dapat tunjangan Natal atau bonus. Nah, itu mereka spending. Jadi, saya tidak kaget [PMI Desember 2020 di atas 50,0]," katanya.

Johnny menyampaikan PMI nasional biasanya berada di bawah level 50,0 karena liburan nataru. Berdasarkan catatan Bisnis, PMI Indonesia per Desember selalu berada di bawah level 50,0 kecuali pada Desember 2018 yang menyentuh level 51,2.

Seperti diketahui, PMI Indonesia per Desember 2020 tumbuh 0,7 poin menjadi 51,3 indeks. Hal tersebut membuat sektor manufaktur nasional hanya menunjukkan masa ekspansi pada empat bulan pada 2020, yakni Februari, Agustus, November, dan Desember.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin indonesia indeks manufaktur
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top