Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kajian Teknis B40 Rampung Januari 2021

Kementerian ESDM bersama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi Lemigas dan BPPT tengah mengkaji campuran yang dibutuhkan untuk B40.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 16 Desember 2020  |  16:15 WIB
Petugas mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Antara / Aprillio Akb
Petugas mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Antara / Aprillio Akb

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan bahwa kajian teknis dan tekno ekonomi program biodiesel 40 persen atau B40 akan rampung dalam waktu dekat.

Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna menjelaskan bahwa kendati penerapan program B40 tidak bisa diimplementasikan pada tahun depan, tapi pihaknya telah memulai kajian-kajian sejak tahun ini.

Kementerian ESDM bersama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi Lemigas dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tengah mengkaji campuran yang dibutuhkan untuk B40. Pada saat ini tengah diuji campuran FAME (fatty acid methyl ester) D100 untuk nantinya digunakan pada B40.

"Kajiannya masih sedikit delay, mudah-mudahan akhir tahun ini atau awal Januari [2021] kita bisa dapat kajian teknis dan juga tekno ekonomi untuk penerapan B40," katanya dalam sebuah webinar yang digelar pada Rabu (16/12/2020).

Andriah menjelaskan bahwa kajian teknis tersebut nantinya digunakan sebagai salah satu masukan untuk perubahan regulasi penerapan program B40. Selain itu, kajian teknis bakal digunakan untuk penyempurnaan spesifikasi bahan bakar biodiesel itu.

Menurutnya, setiap peningkatan campuran biodiesel, Kementerian ESDM bakal melakukan penyempurnaan-penyempurnaan agar nantinya bisa sukses diuji coba dan digunakan masyarakat.

"Memang target kita bagaimana membuat bahan bakar itu benar-benar comply dengan engine dan benar-benar bisa dekat dengan karakteristik solar," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

green energy Biodiesel
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top