Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPH Migas Umumkan Kelanjutan Proyek Cisem Pekan Depan

BPH Migas tengah membahas sejumlha opsi yang akan diambil untuk proses lelang ruas Cisem pascamundurnya PT Rekayasa Industri dari proyek itu.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 November 2020  |  17:07 WIB
Fasilitas CPP milik Saka Energy. Istimewa - SKK Migas
Fasilitas CPP milik Saka Energy. Istimewa - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA – Kelanjutan kelanjutan proyek jaringan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang akan diumumkan pada pekan depan.

Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan keputusan hasil rapat dewan komite BPH Migas.

"Insha Allah awal pekan depan pak kepala akan umumkan ya," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (26/11/2020).

Sebelumnya, pada pekan lalu BPH Migas mdnggelar rapat komite guna membahas lebih lanjut terkait dengan hasil analisa yang dilakukan tim khusus yang dipimpin oleh Direktorat Gas Bumi BPH Migas.

Adapun, diskusi tersebut guna membahas opsi yang akan diambil untuk proses lelang ruas Cisem pascamundurnya PT Rekayasa Industri dari proyek itu. Selain itu, diskusi tersebut untuk menentukan kewajiban yang harus diselesaikan pihak Rekind kepada BPH Migas.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menjelaskan apabila merujuk pada peraturan BPH Migas, seharusnya proyek itu ditawarkan kepada pemenang kedua atau ketiga. Tetapi, pihaknya menilai peluang tersebut akan sangat kecil karena nilai investasi dan toll fee yang sudah tidak sesuai lagi dengan waktu lelang 2006 dengan saat ini.

Opsi kedua adalah panitia membentuk lelang terbukan kepada seluruh badan usaha yang memiliki izin usaha pengakutan.

Opsi ketiga adalah BPH Migas dapat menyerahkan lelang tersebut ke pemerintah untuk diberikan penugasan kepada badan usaha tertentu.

"Karena ini adalah PSN, nah opsi-opsi inilah seluruh komite sepakat memberikan waktu satu bulan untuk melaksanakan kajian mendalam sehingga nanti bersama-sama mengusulkan yang mana yang terbaik," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas bumi bph migas
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top