Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Film Korea Topang Pasokan CGV

Meskipun pasokan film nasional saat ini masih terbatas, CGV meyakini dengan dibukanya bioskop secara bertahap, ada harapan industri bioskop dan perfilman bisa bangkit kembali.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 20 November 2020  |  12:48 WIB
Bioskop CGV di Pacific Place. - Istimewa
Bioskop CGV di Pacific Place. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Keterbatasan film nasional dan box office ternyata tidak menjadi masalah bagi CGV Cinemas ketika memutuskan untuk membuka kembali pintunya kepada para penikmat film Indonesia.

Sales and Marketing Division Head CGV Manael Sudarman mengatakan perusahaan masih memiliki banyak stok film asing, terutama film Korea untuk mengatasi keterbatasan pasokan film selama pandemi Covid-19.

“Misalnya diawal pembukaan lalu, kami tayangkan film box office Korea, Train to Bussan PENINSULA, dan beberapa film pilihan dengan harga khusus,” katanya kepada Bisnis, Jumat (20/11/2020).

Selain itu, dia mengemukakan film Korea berjudul The Swordsman yang diperankan Joe Taslim mendapatkan sambutan hangat di Kota Palembang. Sekadar informasi, Palembang merupakan tempat Joe Taslim berasal.

Dia menambahkan, CGV juga menayangkan film tentang Group KPop asal Korea, BTS, ‘Break The Silence’, film Anime, India, dan beberapa film pilihan Indonesia. Sejauh ini, respons masyarakat diakuinya cukup bagus untuk film-film tersebut.

Meskipun pasokan film nasional saat ini masih terbatas, Manael meyakini dengan dibukanya bioskop secara bertahap, ada harapan industri bioskop dan perfilman bisa bangkit kembali.

CGV Cinemas tercatat membuka jaringan bioskopnya di Jakarta secara bertahap mulai Rabu (21/10/2020), pukul 12.00 WIB. Setelah itu, bioskop dengan kode emiten BLTZ juga mulai membuka layar bioskopnya bertahap di kota-kota lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bioskop film indonesia cgv blitz
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top